Menu

Mode Gelap
Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa Sultan HB X: Desa Adalah Fondasi Budaya dan Ekonomi

EKBIS · 7 Mei 2025 16:21 WIB ·

Rp97 Miliar Untuk Siapkan Pelabuhan Panasahan


					Rp97 Miliar Untuk Siapkan Pelabuhan Panasahan Perbesar

Painan [DESA MERDEKA] Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah, bersama jajaran terkait melakukan peninjauan mendalam ke Pelabuhan Panasahan yang terletak di Painan, Kabupaten Pesisir Selatan, pada Selasa (7/5/2025). Langkah ini dilakukan untuk memastikan kesiapan lokasi dan mendapatkan respons langsung dari masyarakat terkait rencana ambisius pengembangan pelabuhan tersebut.

Gubernur Mahyeldi menyampaikan bahwa rencana pembangunan Pelabuhan Panasahan akan segera direalisasikan pada tahun ini dengan alokasi anggaran mencapai Rp97 miliar. Dana signifikan ini bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) melalui Kementerian Perhubungan.

“Hari ini, kita hadir bersama seluruh pihak terkait untuk mematangkan segala persiapan. Tujuannya jelas, agar proses pembangunan nantinya dapat berjalan dengan lancar dan sesuai dengan harapan kita bersama,” tegas Gubernur Mahyeldi di sela-sela peninjauan.

Lebih lanjut, Gubernur Mahyeldi menegaskan komitmen penuh Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dalam mendukung penuh inisiatif pengembangan pelabuhan ini. Ia meyakini bahwa realisasi rencana ini akan membawa dampak positif yang signifikan bagi kemajuan daerah.

Pelabuhan Panasahan dinilai memiliki potensi besar dan posisi strategis sebagai pelabuhan penyangga bagi Pelabuhan Teluk Bayur. Utamanya, pelabuhan ini akan memfasilitasi pengapalan berbagai komoditas unggulan, seperti Crude Palm Oil (CPO), batu bara, dan gambir yang berasal dari wilayah selatan Sumatera Barat serta provinsi-provinsi tetangga.

“Ini akan memberikan dampak yang sangat positif terhadap efisiensi dan efektivitas pengiriman komoditas unggulan kita. Manfaatnya tidak hanya dirasakan oleh Pesisir Selatan, tetapi juga wilayah Mukomuko, Sungai Penuh, hingga Bengkulu,” jelasnya.

Kepala Dinas Perhubungan Sumatera Barat, Dedy Diantolani, menambahkan bahwa secara teknis, Pelabuhan Panasahan memiliki keunggulan komparatif. Pelabuhan ini memiliki dua dermaga dengan kedalaman alami yang signifikan, yakni antara 8 hingga 10 meter dan 13 hingga 15 meter.

“Dengan kedalaman alami tersebut, Pelabuhan Panasahan memiliki kemampuan untuk disandari oleh kapal-kapal besar dengan bobot di atas 25.000 Gross Tonnage (GT). Kita tidak perlu lagi mengeluarkan biaya untuk pengerukan ulang,” ungkap Dedy Diantolani.

Senada dengan hal tersebut, Bupati Pesisir Selatan, Hendra Joni, menyatakan keyakinannya bahwa pengembangan Pelabuhan Panasahan akan memberikan dampak positif yang luas. Manfaatnya tidak hanya dirasakan oleh daerah, tetapi juga oleh para pelaku dunia usaha.

“Salah satu dampak nyata yang akan kita rasakan adalah kelancaran arus barang dan peningkatan persentase kemantapan jalan pada ruas jalan Painan-Padang. Selain itu, pengembangan pelabuhan ini juga akan membuka peluang-peluang ekonomi baru bagi masyarakat yang berada di sekitar area pelabuhan,” pungkasnya.

Dalam peninjauan tersebut, Gubernur Mahyeldi turut didampingi oleh Bupati Pesisir Selatan, Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Teluk Bayur, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Sumatera Barat, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Pesisir Selatan, serta Kepala Biro Administrasi Pimpinan Sekretariat Daerah Provinsi Sumatera Barat.( H)

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 41 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Tenaga Muda Profesional Siap Sulap BUMDes Jadi Korporasi Desa

2 Mei 2026 - 11:32 WIB

Rapat Via Zoom Bersama Bakrie Center Foundation (BCF), Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendesa PDT), serta Forum BUMDes Indonesia (FBI)

Dialog Sawit: Cara Sumbar Hindari Gesekan Pajak Air Permukaan

11 April 2026 - 12:27 WIB

Pajak Air Sawit: Antara Keuntungan Perusahaan dan Hak Desa

11 April 2026 - 12:08 WIB

UMKM Sundawenang Naik Kelas: Strategi Digital di Balai Desa

11 April 2026 - 02:09 WIB

Jangan Tunggu Viral: Merek Adalah Perisai UMKM Desa

7 April 2026 - 20:16 WIB

Menenun Identitas Ranah Minang Melalui Proteksi Kekayaan Intelektual

6 April 2026 - 16:41 WIB

Trending di EKBIS