Batang [DESA MERDEKA] – Komunitas Lemah Abang, wadah bagi mahasiswa Batang yang menimba ilmu di Pekalongan, turut serta menghijaukan kampung halaman. Pada Minggu pagi (27/4/2025), mereka bergabung dalam Gerakan Tanam Pohon di Curug Genting, Desa Bawang, Blado, Batang. Aksi kolaboratif ini diprakarsai oleh Paguyuban Komunitas Batang Raya (Pakubara).
Selain Lemah Abang, berbagai komunitas lain juga terlibat aktif. Sebut saja Sapta Wening, Omah Sinau, KPGB, Lebah Adventure, Merti Desa, LPBI PCNU Batang, Lakpesdam PCNU Batang, serta komunitas pemuda dan lingkungan lainnya. Sebanyak 650 bibit pohon berbagai jenis ditanam sejak pukul 06.00 WIB. Pohon-pohon tersebut meliputi ringin, asem, aren, tabebuya, serta tanaman buah seperti sawo dan rambutan.

Tokoh pelestari lingkungan setempat, Pak Wasturi, memandu jalannya penanaman. Selain itu, tokoh senior seperti Mbah Waris dari komunitas ARC juga turut hadir memberikan semangat. Komunitas Lemah Abang sendiri hadir dengan membawa misi penting. Mereka ingin mahasiswa Batang yang sedang merantau tetap berkontribusi pada pembangunan daerah asal, terutama dalam isu pelestarian lingkungan hidup.
Ketua Lemah Abang, Slamet Khafidzin, menyampaikan bahwa partisipasi ini merupakan wujud nyata tanggung jawab moral mahasiswa terhadap kampung halaman. “Sebagai anak muda Batang yang belajar di luar, kami merasa penting untuk terlibat dalam aksi nyata di sini,” ujarnya. Keterlibatan ini termasuk upaya menjaga lingkungan dan ekosistem alam Batang.
Lebih lanjut, Lemah Abang menilai bahwa kegiatan penanaman pohon ini lebih dari sekadar aksi penghijauan. Kegiatan ini juga menjadi wadah belajar bersama antar generasi dan komunitas. Selain itu, aksi ini memperkuat jaringan kepedulian sosial. Ke depan, Lemah Abang berkomitmen untuk terus berpartisipasi dalam kegiatan positif lainnya. Fokus mereka adalah edukasi lingkungan, pemberdayaan masyarakat, dan pelestarian warisan alam Kabupaten Batang.
Kontributor : Slamet
Editor : Sahrul



















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.