Dogiyai [DESA MERDEKA] – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Dogiyai mengumumkan keputusan untuk tidak berpartisipasi dalam kompetisi Liga 4 Zona Papua Tengah yang akan bergulir pada April mendatang. Keputusan ini disampaikan dalam konferensi pers yang digelar oleh pengurus KONI Dogiyai.
Ketua KONI Dogiyai, Petrus Pekei, menjelaskan bahwa keputusan tersebut diambil karena kepengurusan KONI Dogiyai baru terbentuk secara definitif pada 18 Desember 2024, berdasarkan SK Nomor 03 Tahun 2024 dari KONI Provinsi Papua Tengah.
“Kami memutuskan untuk fokus pada penguatan kapasitas internal KONI dan pembentukan cabang olahraga (Cabor) pada awal tahun 2025 ini,” ujar Petrus Pekei.
KONI Dogiyai menyampaikan terima kasih kepada Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Papua Tengah atas undangan yang diberikan. Namun, mereka juga memohon maaf karena belum dapat berpartisipasi kali ini, mengingat Askab PSSI Dogiyai belum terbentuk secara resmi.
“Ke depan, Kabupaten Dogiyai akan berpartisipasi dengan pengurus Askab PSSI Deiyai dan tim sepak bola yang lengkap,” tambah Petrus Pekei.
Pengurus KONI Dogiyai mengharapkan dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Dogiyai dan seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mendorong kebangkitan olahraga di setiap cabang olahraga di Dogiyai. Mereka juga berharap dapat melahirkan atlet-atlet muda berbakat dari Deiyai untuk Papua Tengah dan Indonesia.
KONI Dogiyai akan melakukan pembentukan cabang-cabang olahraga secara terbuka di Deiyai pada April mendatang. Oleh karena itu, para atlet yang berkecimpung di dunia olahraga diharapkan dapat mempersiapkan diri dan berpartisipasi.
“Kami sampaikan konferensi pers ini untuk diketahui. Terima kasih,” tutup Petrus Pekei.
















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.