Indramayu, Jawa Barat [DESA MERDEKA] – Warga Desa Tenajar Lor, Kecamatan Kertasemaya, Indramayu, mengadukan kekecewaan mereka terhadap kinerja pemerintah desa (pemdes) ke DPRD Indramayu. Aduan ini dilayangkan karena warga merasa pemdes tidak transparan dalam pengelolaan desa selama dua tahun terakhir.
Permasalahan bermula ketika Kepala Desa Tenajar Lor, Edi Supriatna, mengalami sakit stroke ringan dan tidak dapat menjalankan tugasnya secara maksimal. Sejak saat itu, Kaur Keuangan, Lukman Hakim, mengambil alih tugas kepala desa, padahal seharusnya tugas tersebut dijalankan oleh sekretaris desa.
“Banyak kejanggalan selama pengelolaan desa dipegang oleh Kaur Keuangan,” ujar Ahmad Faozi, perwakilan warga, saat pertemuan dengan Komisi I DPRD Indramayu.
Pertemuan tersebut dihadiri oleh Ketua Komisi I DPRD, Abdul Rozak, beserta anggota, serta perwakilan dari Pemerintah Kabupaten Indramayu dan Kecamatan Kertasemaya. Ahmad Fauzi dan delapan warga lainnya telah mengirimkan surat aduan kepada berbagai pihak, termasuk BPD, camat, DPMD, kejaksaan, inspektorat, dan bupati, sejak 9 Desember 2024.
“Sudah dua tahun kepala desa tidak dapat menjalankan tugasnya. Seharusnya, pihak berwenang segera mengambil tindakan,” tegas Fauzi. Warga menuntut agar pemerintahan desa berjalan нормално dan transparan.
Ketua Komisi I, Abdul Rozak, mempertanyakan kondisi desa kepada Camat Kertasemaya. Jawaban camat yang menyatakan kondisi kondusif bertolak belakang dengan keluhan warga.
“Pak Camat, tolong segera selesaikan masalah di Desa Tenajar Lor. Kami akan pantau dan tunggu hasilnya,” ujar Abdul Rozak.
Redaksi Desa Merdeka


















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.