Semarang [DESA MERDEKA] – Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Delik Makmur, Desa Delik, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, menggelar Rapat Akhir Tahun (RAT) pada Selasa (11/3/2025). RAT ini membahas laporan pertanggungjawaban tahun 2024 dan rencana kerja tahun 2025.
Berdasarkan laporan bendahara BUMDes, Ratna Wardani, BUMDes Delik Makmur berhasil menyumbang Pendapatan Asli Desa (PAD) sebesar Rp16.576.193 pada tahun 2024. Angka ini menunjukkan peningkatan dari tahun-tahun sebelumnya, yaitu Rp12.848.091 pada tahun 2022 dan Rp14.796.209 pada tahun 2023.

Unit usaha yang berkontribusi terhadap PAD tersebut antara lain jasa internet, jasa pengelolaan sampah, UMKM, dan pariwisata. RAT ini dihadiri oleh Kepala Desa Delik, unsur BUMDes, perangkat desa, dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD).
Kepala Desa Delik, Punadi, S.E., menyampaikan apresiasi atas kinerja BUMDes dan menekankan pentingnya sinergi antarlembaga desa dan masyarakat. “Keberhasilan BUMDes tidak lepas dari dukungan pemerintah desa, BPD, dan masyarakat,” ujarnya.
Untuk tahun 2025, BUMDes Delik Makmur berencana mengoptimalkan unit usaha yang sudah berjalan dan mengembangkan potensi desa sebagai paket wisata edukasi. Desa Delik memiliki potensi sumber daya alam yang beragam, antara lain sentra durian lokal, Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) tertua di Kabupaten Semarang (PLTA Belok), Goa Maria, rumah kreasi olahan dan edukasi rempah, serta prestasi sebagai 10 besar Desa Cinta Statistik (Cantik) nasional.
“Kami akan mengemas potensi ini dalam sinergi antarlembaga untuk mengangkat potensi desa bersama-sama,” ujar Budi Prasetyawan, pengelola unit usaha wisata BUMDes Delik Makmur.



















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.