Menu

Mode Gelap
APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa

LINGKUNGAN · 9 Mar 2025 20:26 WIB ·

Ratusan Hektar Sawah di Pangandaran Terendam Air Laut, Bupati Citra Pitriyami Turun Tangan


					<em>Bupati Pangandaran Citra Pitriyami saat memantau sawah di Cimerak terendam air laut. (Istimewa)</em> Perbesar

Bupati Pangandaran Citra Pitriyami saat memantau sawah di Cimerak terendam air laut. (Istimewa)

Pangandaran [DESA MERDEKA] – Gelombang tinggi yang dipicu oleh cuaca ekstrem telah menyebabkan ratusan hektar sawah di Kabupaten Pangandaran terendam air laut. Kondisi ini mengancam gagal panen bagi para petani yang sebentar lagi akan memanen padi mereka.

Lahan pertanian yang terdampak berada di empat desa, yaitu Desa Legokjawa, Batumalang, Masawah, dan Kertamukti, Kecamatan Cimerak. Bupati Pangandaran, Citra Pitriyami, bersama Dinas Pertanian, langsung turun ke lapangan pada Minggu (9/3/2025) untuk meninjau kondisi sawah yang terendam.

“Hari ini kami turun langsung ke lapangan dan melihat lahan sawah terdampak air asin dari laut,” ujar Bupati Citra Pitriyami. “Total luas sawahnya itu kurang lebih 900 hektar. Tetapi yang terdampak kurang lebih 117 hektar lahan sawah.”

Saat berada di lokasi, Bupati Citra berdialog langsung dengan para petani untuk mendengarkan keluhan mereka dan mencari solusi terbaik. Ia berjanji akan mengusulkan normalisasi sungai kepada Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) atau Dinas Sumber Daya Air (PSDA) untuk mengatasi masalah ini.

“Doakan saja, kami akan berupaya semaksimal mungkin untuk membantu petani yang terdampak,” tambah Bupati Citra.

Sebagai langkah cepat, Pemkab Pangandaran akan mengirimkan alat berat ke Desa Legokjawa untuk menormalisasi sungai yang tertutup pasir laut. Selain itu, Bupati Citra juga akan mengusulkan normalisasi sungai di wilayah Padaherang yang rawan banjir.

“Jadi yang di Padaherang juga sama akan kami dorong ke BBWS. Semoga bisa berjalan dengan lancar, dan kita bisa mengatasi permasalahan tersebut. Karena kejadian itu hampir rutin satu tahun sekali,” jelasnya.

Bupati Citra berharap upaya-upaya ini dapat membantu para petani mengatasi dampak cuaca ekstrem dan mencegah gagal panen. Ia juga mengajak masyarakat untuk terus waspada terhadap potensi bencana akibat cuaca ekstrem.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 25 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Kolaborasi Anambas Foundation Ubah Wajah Lingkungan Kuala Maras

8 Juni 2026 - 13:19 WIB

Ancaman Agraria dan Bencana Ekologis Desa di Banjarnegara

26 Mei 2026 - 13:07 WIB

Bantuan Mobil Sampah Pangkas Transit Limbah Tarempa Barat

22 Mei 2026 - 16:34 WIB

Menguji ‘Nawaitu’ Warga Gununggempol Jadi Kiblat Sampah Nasional

18 Mei 2026 - 15:43 WIB

Benteng Akar Bambu: Cara Warga Naiola Menjinakkan Erosi Sungai

18 Mei 2026 - 14:59 WIB

Menagih Janji Bupati Saat Desa Sukses Mandiri Sampah

8 Mei 2026 - 04:40 WIB

Trending di LINGKUNGAN