Ungaran [DESA MERDEKA] – Dinas Pariwisata Kabupaten Semarang menggelar pembinaan intensif bagi 11 desa wisata baru dan 2 calon desa wisata. Acara yang berlangsung selama dua hari, 26-27 Februari 2025, di Desa Wisata Lerep, Kecamatan Ungaran Barat, ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pengelolaan desa wisata di wilayah Kabupaten Semarang.
Pembinaan ini diikuti oleh unsur pemerintah desa dan pengelola desa wisata, yang mendapatkan pengetahuan praktis untuk mengembangkan potensi wisata di desa masing-masing. Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Semarang, Wiwin Sulistyowati, menekankan pentingnya penguatan kapasitas sumber daya manusia (SDM), inovasi produk, dan sinergitas kelembagaan.
“Desa wisata harus terus melakukan penguatan kapasitas SDM, inovasi produk, dan sinergitas kelembagaan agar menjadi desa wisata yang berkelanjutan,” ujar Wiwin Sulistyowati.

Riyadi Kurniawan dari bidang Destinasi Pariwisata Disporapar Jateng, yang turut hadir sebagai narasumber, memberikan pengarahan terkait kebijakan pemerintah dalam mendukung kemajuan desa wisata. Ia juga mengingatkan para pengelola untuk siap dan bertanggung jawab dalam memanfaatkan dukungan pemerintah.
“Pengelola harus siap dan bertanggung jawab dalam mekanisme dukungan pemerintah, serta siap memajukan desa wisata meskipun banyak tantangan,” kata Riyadi Kurniawan.

Sumariyadi, Kepala Desa Lerep, selaku tuan rumah, mengajak peserta untuk mengamati potensi yang dimiliki desa masing-masing dan terus belajar mengembangkan potensi tersebut. Ia juga menekankan pentingnya menciptakan daya tarik wisata yang berkualitas.
Materi pembinaan mencakup berbagai aspek pengelolaan desa wisata, seperti pembuatan paket wisata unik dan berdaya saing oleh Aris Widianto, serta pengelolaan homestay berbasis kearifan lokal oleh Daniel Bayu Anggara.
Sulistyo, peserta dari Desa Wisata Penawangan, memberikan testimoni positif terhadap acara ini. Ia merasa materi yang diberikan sangat berguna dan memberikan motivasi, serta memberikan kesempatan untuk observasi langsung di Desa Wisata Lerep.

Pembinaan ini merupakan upaya nyata Pemerintah Kabupaten Semarang dalam mendorong pengembangan pariwisata berbasis masyarakat dan kearifan lokal. Dengan 85 desa berstatus desa wisata, Kabupaten Semarang tercatat sebagai daerah dengan jumlah desa wisata terbanyak di Jawa Tengah.
Pemerintah Kabupaten Semarang berharap, melalui pembinaan ini, desa-desa wisata di wilayahnya dapat berkembang secara berkelanjutan, baik dari segi ekonomi, pelestarian budaya, maupun kelestarian lingkungan.



















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.