Gunung Mas, Kalimantan Tengah [DESA MERDEKA] – Camat Damang Batu, Sudirman, melakukan langkah radikal untuk mengubah wajah desa-desa di wilayahnya. Alih-alih menunggu laporan di balik meja, ia memilih melakukan kunjungan gerilya ke seluruh desa untuk membedah kinerja Kepala Desa (Kades) dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD). Misinya jelas: memastikan anggaran desa tidak habis untuk urusan rutin, melainkan menjadi modal transformasi desa wisata.
Strategi “jemput bola” ini dilakukan sebagai bentuk pengawasan ketat terhadap penggunaan Alokasi Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD). Sudirman menegaskan bahwa setiap rupiah harus memiliki korelasi langsung terhadap peningkatan ekonomi warga melalui inovasi produk wisata yang unik.
Membedah Potensi, Mengunci Akuntabilitas
Dalam kunjungannya pada Minggu (23/2/2025), Sudirman menekankan bahwa keindahan alam saja tidak cukup untuk menciptakan desa wisata yang berkelanjutan. Ia menuntut aparatur desa memiliki perencanaan matang dan keterampilan manajerial yang mumpuni.
“Kami ingin memastikan desa memiliki perencanaan matang. Desa wisata harus berkualitas dan memberikan manfaat ekonomi nyata, bukan sekadar tempat yang indah dilihat,” ujar Sudirman.
Aspek transparansi menjadi poin yang tidak bisa ditawar. Camat Damang Batu ini memposisikan diri sebagai pengawas eksternal yang memastikan efisiensi anggaran. Ia memberikan peringatan keras agar pengelolaan keuangan desa terhindar dari penyimpangan, sehingga dana negara benar-benar terserap untuk pembangunan infrastruktur pendukung pariwisata.
Sinergi Baru di Tingkat Akar Rumput
Kunjungan langsung ini memicu adrenalin baru bagi para perangkat desa. Pola pembinaan tatap muka ini dianggap lebih efektif daripada sekadar instruksi tertulis. Para Kades dan anggota BPD merasa tertantang untuk menunjukkan inovasi di wilayah masing-masing.
Melalui pendampingan dan pelatihan yang dijanjikan, Sudirman optimistis desa-desa di Damang Batu akan segera naik kelas. Fokus pada produk wisata unik dan keterlibatan aktif masyarakat menjadi kunci utama agar potensi lokal tidak hanya tergali, tetapi juga menjadi motor penggerak ekonomi yang signifikan di Kabupaten Gunung Mas.
Redaksi Desa Merdeka
















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.