Bekasi [DESA MERDEKA] – Ketua Karang Taruna Kecamatan Pebayuran, Wahidin, menyampaikan imbauan penting kepada seluruh remaja di wilayahnya pada Selasa (28/1/2025). Ia menyerukan agar aksi tawuran yang meresahkan segera dihentikan. Wahidin menekankan bahwa kekerasan antar remaja membawa dampak buruk, tidak hanya bagi pelaku, tetapi juga bagi ketenangan masyarakat dan masa depan generasi muda.
“Saya mengajak dengan sungguh-sungguh seluruh remaja di Pebayuran, baik yang masih mengenyam pendidikan maupun yang tidak, untuk mengakhiri keterlibatan dalam tawuran. Tindakan kekerasan semacam ini tidak menghasilkan keuntungan apa pun. Justru, kerugian besar akan menimpa diri sendiri dan keluarga tercinta,” ujar Wahidin dengan nada prihatin.
Lebih lanjut, Wahidin juga menyoroti peran krusial orang tua dalam membimbing dan mengawasi anak-anak mereka. “Orang tua memegang kunci utama dalam pembentukan karakter anak. Saya berharap para ayah dan ibu dapat meningkatkan pengawasan terhadap lingkungan pergaulan putra-putri mereka, terutama dalam penggunaan perangkat seluler. Dengan pengawasan yang lebih ketat, potensi anak-anak terjerumus ke dalam pergaulan yang negatif dapat diminimalisir,” katanya.
Wahidin mengajak seluruh elemen masyarakat Pebayuran untuk bersinergi menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi tumbuh kembang remaja. “Mari kita bergandengan tangan menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan tempat tinggal kita. Dengan demikian, kita dapat memberikan contoh perilaku yang positif bagi para penerus bangsa,” pungkas Wahidin dengan harapan. Imbauan ini diharapkan dapat menyadarkan para remaja akan bahaya tawuran dan mendorong terciptanya lingkungan yang lebih kondusif di Kecamatan Pebayuran.
misru Ariyanto jurnalis desamerdeka, saat ini menjabat sekretaris parade Nusantara DPD kabupaten Bekasi

















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.