Menu

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

IPTEK · 27 Jan 2025 12:47 WIB ·

Mencetak Konten Kreator Lokal: Desa Tedunan Gelar Pelatihan Intensif


					Mencetak Konten Kreator Lokal: Desa Tedunan Gelar Pelatihan Intensif Perbesar

Demak, Jawa Tengah [DESA MERDEKA] – Dalam upaya meningkatkan literasi digital masyarakat, Ruang Komunitas Digital Desa Tedunan baru-baru ini menyelenggarakan pelatihan intensif pembuatan konten video. Kegiatan yang berlangsung pada Minggu, 26 Januari 2025 ini dihadiri oleh berbagai kalangan, mulai dari perangkat desa, pemuda karang taruna, hingga mahasiswa KKN.

Pelatihan ini menghadirkan Taufik Hanafi, seorang praktisi kreatif dari Universitas Muria Kudus, sebagai narasumber. Dengan pengalamannya, Taufik memberikan materi yang sangat bermanfaat bagi peserta. Materi pelatihan meliputi teknik produksi video menggunakan perangkat sederhana seperti ponsel pintar, storytelling yang efektif, editing video, hingga strategi publikasi di media sosial.

“Kami sangat antusias dengan pelatihan ini,” ujar M. Aufal Misyaq, Kader Digital Desa Tedunan. “Kami berharap pelatihan ini dapat menjadi langkah awal bagi warga Desa Tedunan untuk berkarya di dunia digital dan mempromosikan produk lokal.”

Antusiasme peserta terlihat dari aktifnya sesi tanya jawab dan diskusi. Banyak peserta yang ingin mengetahui lebih lanjut tentang cara membuat konten yang menarik dan viral di media sosial. Hal ini menunjukkan bahwa kebutuhan akan keterampilan digital di kalangan masyarakat semakin meningkat.

Kepala Desa Tedunan, dalam sambutannya, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya pelatihan ini. “Kegiatan seperti ini sangat penting untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di desa kami. Kami berharap pelatihan ini dapat mendorong tumbuhnya kreativitas dan inovasi di kalangan warga,” ujarnya.

Tujuan dari Pelatihan

Tujuan utama dari pelatihan ini adalah untuk:

  • Meningkatkan literasi digital: Membekali masyarakat dengan pengetahuan dan keterampilan dasar dalam pembuatan konten video.
  • Memperkuat UMKM lokal: Membantu pelaku UMKM mempromosikan produknya melalui media sosial.
  • Mendorong kreativitas: Menciptakan ruang bagi masyarakat untuk mengeksplorasi potensi kreatif mereka.
  • Membangun desa digital: Membuat Desa Tedunan menjadi desa yang maju dan inovatif.
Dampak yang Diharapkan

Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan akan muncul banyak konten kreator baru dari Desa Tedunan. Konten-konten kreatif ini tidak hanya akan memperkaya ekosistem digital, tetapi juga dapat menjadi sumber pendapatan tambahan bagi masyarakat. Selain itu, pelatihan ini juga diharapkan dapat meningkatkan citra Desa Tedunan sebagai desa yang inovatif dan peduli terhadap perkembangan teknologi.

Pelatihan konten kreator yang diselenggarakan di Desa Tedunan merupakan langkah yang positif dalam upaya memberdayakan masyarakat. Dengan semakin berkembangnya teknologi, kemampuan membuat konten yang menarik menjadi semakin penting. Melalui pelatihan ini, diharapkan masyarakat Desa Tedunan dapat memanfaatkan potensi digital untuk meningkatkan kualitas hidup mereka.

#pelatihanvideografi #desadigital

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 32 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Proyek Internet Desa: Ladang Cuan Vendor, Perangkat Cepat Modar

9 Agustus 2026 - 14:55 WIB

Tinggalkan Semaian Alami Petani Solok Uji Tanam Instan

29 Juli 2026 - 15:13 WIB

Padi Semi Organik Kemetul: Panen Melimpah, Petani Sumringah

28 Juli 2026 - 13:55 WIB

Sawah Krandegan Panen 3 Kali Lewat Pompa Surya

22 Mei 2026 - 14:16 WIB

Membongkar Birokrasi Lambat, Desa Sukaindah Bekasi Bersiap Digital

18 Mei 2026 - 22:21 WIB

Hilirisasi Daun Iboih Ubah Wajah Ekonomi Aneuk Batee

2 Mei 2026 - 06:18 WIB

Trending di IPTEK