Menu

Mode Gelap
Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa Sultan HB X: Desa Adalah Fondasi Budaya dan Ekonomi Bukan Seremoni, Desa Kambuno Rayakan Hari Desa dengan Aksi

KOPDES MP · 1 Jul 2025 00:00 WIB ·

Wamenkop Ferry Pastikan 92 Koperasi Desa Siap Diluncurkan


					Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop) Ferry Juliantono. (Dok. ist) Perbesar

Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop) Ferry Juliantono. (Dok. ist)

Jakarta [DESA MERDEKA] Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop) Ferry Juliantono memimpin rapat koordinasi penting terkait persiapan peluncuran Koperasi Desa Merah Putih. Dalam rapat yang diselenggarakan di kantor Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Jakarta, Senin (30/06/2025), Ferry menyatakan bahwa sebanyak 92 mock up Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih telah berhasil terbentuk di 38 provinsi di seluruh Indonesia.

Sebagai Ketua Pelaksana Harian Satgas Percepatan Pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes/Kel) Merah Putih, Ferry menjelaskan bahwa rapat ini berfokus pada pembahasan usulan peluncuran mock up Koperasi Desa Merah Putih yang direncanakan pada 19 Juli 2025 bersama Presiden Prabowo Subianto. “Kami ingin memastikan 92 titik yang akan diluncurkan pada bulan Juli di 38 provinsi dapat dikoordinasikan dengan baik oleh para anggota Satgas,” ungkap Ferry dalam keterangannya.

Kementerian Koperasi (Kemenkop) telah memastikan kesiapan modul, model bisnis, dan pelatihan yang diperlukan untuk program ini. Sebelumnya, Ferry Juliantono menekankan bahwa kehadiran Koperasi Desa Merah Putih bertujuan menjadikan desa sebagai pusat perputaran ekonomi, mendukung percepatan pertumbuhan ekonomi hingga 8% sesuai target pemerintah. Selain itu, koperasi ini diharapkan berfungsi sebagai penyeimbang untuk menekan praktik rentenir, pinjaman online ilegal, serta inefisiensi distribusi barang.

“Ini akan sangat efektif. Kita bisa membangun desa dari berbagai aspek, dan koperasi nantinya dapat membantu menghilangkan rentenir serta praktik pinjaman online yang merugikan,” jelas Ferry Juliantono pada kesempatan sebelumnya, Sabtu (24/5).

Hingga saat ini, laporan Ferry menunjukkan bahwa lebih dari 41 ribu Musyawarah Desa Khusus (Musdesus) telah dilaksanakan di seluruh Indonesia sebagai bagian dari inisiatif ini. Satgas menegaskan bahwa program ini tidak akan tumpang tindih dengan koperasi atau Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang sudah ada, melainkan justru mengonsolidasikan seluruh potensi ekonomi di desa.

Rapat koordinasi ini dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, antara lain Wakil Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Riza Patria, Kepala Badan Pangan Nasional Arief Prasetyo Adi, Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya, Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan Didit Herdiawan, serta Sekretaris Kementerian Koperasi Ahmad Zabadi, bersama pejabat Kementerian/Lembaga lainnya yang tergabung dalam Satgas Percepatan Pembentukan Kopdes/Kel Merah Putih.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 43 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Dana Desa Malaka Tersandera Proyek Koperasi Merah Putih

27 Maret 2026 - 13:19 WIB

Antitesis Ritel Modern: Kopdes Pastikan Keuntungan Balik ke Warga

24 Maret 2026 - 08:02 WIB

Gerai Merah Putih: Strategi Belu Perkuat Ekonomi di Beranda RDTL

11 Maret 2026 - 12:07 WIB

Koperasi Desa Jadi ‘Pangkalan’ Elpiji: Syarat KTP Kini Wajib!

13 Februari 2026 - 09:51 WIB

Koperasi Merah Putih Margorejo: Dari Dana Desa Untuk Rakyat

12 Februari 2026 - 00:09 WIB

Gampong Lampuja Jadi Pionir Koperasi Syariah di Aceh Besar

9 Februari 2026 - 16:09 WIB

Trending di KOPDES MP