Magelang, Jawa Tengah [DESA MERDEKA] – Lembah Tidar menjadi saksi bersatunya kembali dwitunggal kepemimpinan Sumatera Barat. Wakil Gubernur Sumbar, Vasko Ruseimy, resmi bergabung dengan Gubernur Mahyeldi dalam agenda retreat Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah (KDH-WKDH) se-Indonesia di Akademi Militer (Akmil) Magelang, Senin (24/2/2025).
Kehadiran Vasko bukan sekadar partisipasi formal, melainkan simbol kesiapan Sumbar dalam menyelaraskan ritme pembangunan daerah dengan visi besar Indonesia 2025-2030. Sebelumnya, Vasko tetap berada di Padang sebagai Pelaksana Harian (Plh) Gubernur guna menjaga stabilitas pemerintahan, sementara Mahyeldi bertolak lebih awal usai dilantik Presiden Prabowo Subianto.
Kawah Candradimuka Pemimpin Daerah
Wagub Vasko Ruseimy mengungkapkan bahwa retreat ini adalah momentum langka untuk menyamakan frekuensi kebijakan. “Sesuai arahan Bapak Presiden, kami bergabung bersama WKDH lain se-Indonesia. Kami sangat antusias menyerap arahan strategis untuk target pencapaian Indonesia lima tahun ke depan,” ujar Vasko dalam perjalanannya menuju Magelang.
Acara yang berlangsung hingga 28 Februari 2025 ini didesain sebagai wadah transfer pengetahuan lintas generasi. Para peserta tidak hanya mendengarkan arahan Presiden Prabowo, tetapi juga mendapatkan materi eksklusif dari jajaran menteri hingga para mantan Presiden RI. Hal ini diharapkan mampu memberikan perspektif baru bagi para kepala daerah dalam menghadapi kompleksitas tantangan di daerah masing-masing.
Investasi Strategis untuk Sumatera Barat
Keikutsertaan penuh pasangan kepala daerah Sumbar ini dipandang sebagai investasi strategis. Dengan mendapatkan arahan langsung dari pusat kekuasaan dan berinteraksi dengan tokoh nasional, Pemerintah Provinsi Sumbar dapat lebih tajam dalam mengeksekusi program pembangunan yang linier dengan program strategis nasional.
Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan akan menutup langsung rangkaian kegiatan ini. Setelah mendapatkan “gemblengan” mental dan materi di Akmil, para pemimpin daerah ini diharapkan kembali dengan semangat baru untuk memimpin provinsi, kota, dan kabupaten dengan tata kelola yang lebih solid dan visioner. Bagi Sumbar, retreat ini menjadi pondasi penting untuk memastikan kesejahteraan masyarakat terakselerasi secara merata.


















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.