Padang, Sumatera Barat [DESA MERDEKA] – Peta pembangunan di daerah tidak pernah berdiri sendiri di atas kertas anggaran; ia bergerak di atas rel jaringan politik. Bagi Wakil Gubernur Sumatra Barat, Vasko Ruseimy, modal utama memimpin eksekutif saat ini bukan sekadar retorika, melainkan kedekatan strategis dengan lingkar inti kekuasaan nasional. Melalui pengakuan blak-blakannya di podcast bersama pengusaha muda Thymoti Ronald, Vasko membongkar dua nama besar yang membentuk isi kepalanya: Prabowo Subianto dan Sufmi Dasco Ahmad.
Bagi publik Sumatra Barat, relasi informal ini bukan sekadar gosip politik meja kopi. Akses langsung seorang kepala daerah ke jantung pemerintahan pusat adalah jalur cepat untuk memangkas birokrasi anggaran yang kerap menghambat pembangunan daerah dan pedesaan.
Dalam tayangan tersebut, Thymoti Ronald bahkan mengaku sengaja datang demi menyerap ilmu dari sang wakil gubernur. Ketika dilempar pertanyaan mengenai sosok teladan, Vasko tanpa ragu menunjuk Presiden RI Prabowo Subianto sebagai figur pejuang tanpa lelah. Namun, untuk urusan taktis dan strategi harian, nama Ketua Harian Gerindra sekaligus Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, keluar sebagai mentor utamanya.
“Secara langsung, tentu Pak Dasco. Selain sebagai mentor, beliau sangat berperan dalam membentuk cara berpikir dan strategi politik saya hingga hari ini,” ungkap Vasko.
Riwayat Vasko yang pernah mengabdi sebagai Staf Khusus Wakil Ketua DPR RI di bawah Dasco menjelaskan segalanya. Di sana, ia terbiasa mengunyah komunikasi politik tingkat tinggi, mengelola opini publik, serta menjahit koordinasi antarlembaga. Di dunia nyata, keahlian negosiasi inilah yang paling dibutuhkan daerah untuk merebut perhatian pusat agar dana pembangunan mau mengalir ke wilayah kelolaannya.
Sebagai penutup, Vasko menegaskan etos kerja yang dipegangnya: loyalitas, integritas, dan kesabaran. Politik baginya adalah tentang benar-benar sampai ke tujuan dengan cara yang bersih dan membawa dampak konkret bagi masyarakat bawah.


















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.