Padang, Sumatera Barat [DESA MERDEKA] – Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) akan menjadi tuan rumah gelaran akbar di bidang ekonomi syariah, yaitu Konferensi Wakaf Internasional. Acara bergengsi ini dijadwalkan berlangsung selama dua hari penuh pada 15-16 November mendatang di Hotel Truntum, Kota Padang.
Gubernur Sumbar, Mahyeldi, mengungkapkan bahwa kegiatan ini diprediksi akan menyedot perhatian global dengan kehadiran sekitar 1.000 peserta dari berbagai negara. Jumlah tersebut menunjukkan antusiasme besar komunitas wakaf dunia terhadap konferensi yang diinisiasi oleh Pemprov Sumbar.
“Kegiatan akan berlangsung pada 15 hingga 16 November ini. Insyaallah, sekitar seribu orang peserta akan hadir dalam acara tersebut,” ujar Gubernur Mahyeldi di Padang pada Jumat, 7 November 2025.
Konferensi Wakaf Internasional Padang November ini akan menghadirkan total 28 tokoh nasional maupun internasional yang berkompeten di bidang wakaf sebagai pembicara. Para pakar ini akan berbagi wawasan, ilmu, dan pengalaman berharga dengan seluruh peserta selama jalannya acara.
Salah satu nama besar yang telah dikonfirmasi kehadirannya adalah Syekh Muhammad Abdurrahman Ad-Duwaini, yang merupakan Wakil Grand Syekh Universitas Al-Azhar Kairo, Mesir. Kehadiran tokoh sekelas beliau menegaskan pentingnya konferensi ini sebagai forum pertemuan para pemikir dan pelaku wakaf dunia.
Sementara itu, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Ahmad Zakri, menyatakan bahwa persiapan teknis untuk menyambut konferensi ini sudah mencapai kemajuan signifikan, yakni sekitar 90 persen.
“Ini bukan sekadar acara seremonial biasa, melainkan pertemuan para pemikir dan pelaku wakaf dunia. Oleh karena itu, kita perlu pastikan semua persiapan berjalan sesuai rencana,” tegas Ahmad Zakri.
Mengingat skala dan pentingnya acara ini, pihak Pemprov Sumbar melalui Ahmad Zakri berkomitmen untuk terus melakukan monitoring dan evaluasi berkala guna memastikan seluruh aspek persiapan berjalan mulus dan sesuai rencana.
Ia juga menyampaikan harapan agar pelaksanaan konferensi ini mendapatkan dukungan penuh dari seluruh masyarakat di Sumatera Barat. Kesan yang didapat oleh para peserta dan delegasi asing selama acara berlangsung akan menjadi tolak ukur utama dalam menilai kesiapan dan kelayakan Sumbar sebagai tuan rumah bagi acara-acara berskala global di masa depan.
“Kita ingin menunjukkan bahwa Sumatera Barat mampu menjadi tuan rumah yang baik untuk acara kelas internasional, sekaligus memperkuat peran daerah dalam pengembangan wakaf global,” tutup Ahmad Zakri.


















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.