Menu

Mode Gelap
APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa

DESA · 30 Sep 2024 16:20 WIB ·

Sultan Jogja Ajak Karang Taruna Jadi Pionir Pengentasan Kemiskinan dan Pengangguran di Desa


					Gubernur D.I Yogyakarta, Sri Sultan HB X (Image courtesy: ANTARA FOTO). Perbesar

Gubernur D.I Yogyakarta, Sri Sultan HB X (Image courtesy: ANTARA FOTO).

Jogja [DESA MERDEKA] – Karang Taruna kembali mendapatkan apresiasi atas peran aktifnya dalam membangun desa. Dalam acara Awarding Pekan Inovasi Sosial Karang Taruna DIY yang digelar Minggu (29/9/2024), Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X mendorong pemuda karang taruna untuk menjadi ujung tombak dalam mengatasi permasalahan sosial di tingkat desa, khususnya pengurangan angka kemiskinan dan pengangguran.

“Saya berharap karang taruna tidak hanya menjadi organisasi pemuda biasa, tetapi benar-benar menjadi agent of change di desa. Dengan inovasi dan kreativitas yang dimiliki, mereka dapat menjadi motor penggerak pembangunan desa yang berkelanjutan,” tegas Sultan.

Potensi Desa sebagai Solusi

Sultan juga menekankan pentingnya menggali dan mengembangkan potensi yang ada di setiap desa. Menurutnya, dengan memaksimalkan potensi lokal, desa dapat mandiri dan tidak lagi bergantung pada kota. “Pemda DIY siap mendukung segala upaya karang taruna dalam mengembangkan potensi desa. Kita harus buktikan bahwa desa kita tidak kalah dengan daerah lain,” imbuh Sultan.

Inovasi Sosial sebagai Kunci

Ketua Karang Taruna DIY, GKR Hayu, dalam kesempatan yang sama menyampaikan bahwa Pekan Inovasi Sosial ini merupakan bentuk komitmen Karang Taruna DIY dalam menjawab tantangan sosial yang semakin kompleks. “Kami menyadari bahwa masalah sosial tidak bisa diselesaikan dengan cara-cara konvensional. Dibutuhkan inovasi dan kolaborasi yang kuat untuk menciptakan solusi yang berkelanjutan,” ujarnya.

GKR Hayu juga mengajak seluruh pihak untuk bersinergi dalam mengatasi permasalahan sosial. “Mari kita bangun ekosistem sosial yang kuat, di mana semua komponen masyarakat saling mendukung dan bekerja sama. Dengan begitu, kita dapat menciptakan perubahan yang lebih besar dan berdampak positif bagi masyarakat,” ajaknya.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 116 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Bupati Ingkar Janji, Warga Marubun Lokkung Simalungun Terisolasi

27 Juni 2026 - 22:42 WIB

Drs. Nasril Menang Pilwana Guguak Kuranji Hilir, Diwarnai Protes Warga yang Kehilangan Hak Pilih

27 Juni 2026 - 20:43 WIB

Dari Warga untuk Desa: Warnai Musdes RKP 2027 Tamanharjo

25 Juni 2026 - 20:01 WIB

Rumah Desa Sehat Banjararum: Target Pangkas Gizi Buruk 50 Persen

25 Juni 2026 - 02:50 WIB

Mandiri! Rambung Merah Sahkan Aturan Hak Asal Usul

24 Juni 2026 - 20:01 WIB

Jaga Mutu Program Makan Bergizi Gratis, PABPDSI Dukung Langkah BGN

24 Juni 2026 - 13:26 WIB

Trending di DESA