Menu ✖

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

RAGAM · 28 Jun 2024 20:49 WIB ·

Srikandi Kabupaten Bekasi Jadi Barometer Organisasi Perempuan Jawa Barat


					Srikandi Kabupaten Bekasi Jadi Barometer Organisasi Perempuan Jawa Barat Perbesar

Bekasi, Jawa Barat [DESA MERDEKA] – Di balik seragam loreng oranye yang ikonik, Srikandi Pemuda Pancasila (PP) Kabupaten Bekasi membuktikan bahwa kekuatan organisasi modern bukan hanya soal jumlah massa, melainkan tertib administrasi. Prestasi gemilang DPC Srikandi Kabupaten Bekasi yang dua kali menyabet predikat terbaik se-Jawa Barat, menjadikannya rujukan utama dalam langkah penguatan kapasitas kader.

Dominasi prestasi ini ditegaskan kembali dalam agenda Konsolidasi Organisasi oleh DPW Srikandi PP Jawa Barat di Hotel Antero Jababeka, Jumat (28/6/2024). Pertemuan ini bukan sekadar seremoni, melainkan upaya radikal menyamakan persepsi mengenai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) serta Peraturan Organisasi (PO) hingga ke level unit kerja terkecil.

Ketua DPW Srikandi PP Jawa Barat, Hj. Waty S Permana, mengungkapkan alasan menempatkan Kabupaten Bekasi sebagai titik pertama rangkaian konsolidasi tahun ini. Menurutnya, kinerja DPC di bawah kepemimpinan Mimi Mintarsih tergolong luar biasa dan outstanding dalam tata kelola organisasi.

Intelektualitas di Balik Aksi Organisasi
Konsolidasi ini menepis stigma organisasi kemasyarakatan yang hanya mengandalkan gerakan fisik. Fokus utama Hj. Waty adalah membangun intelektualitas kader melalui pemahaman administrasi yang presisi. Persamaan persepsi mengenai tata kelola organisasi dinilai sebagai fondasi agar Srikandi PP tidak goyah diterpa dinamika zaman.

“Kita harus menyamakan frekuensi, mulai dari tata kelola administrasi hingga pemahaman mendalam atas ilmu-ilmu organisasi yang tertuang dalam PO,” jelas Hj. Waty.

Misi 23 Kecamatan Menjadi Terbaik
Ketua DPC Srikandi Kabupaten Bekasi, Mimi Mintarsih, memandang konsolidasi ini sebagai momentum evaluasi besar. Memiliki unit kerja terbaik di Cikarang Utara tidak lantas membuatnya puas. Ia menargetkan seluruh unit kerja di 23 kecamatan di Kabupaten Bekasi memiliki kualitas standar yang sama tinggi.

“Kami ingin prestasi ini merata. Konsolidasi ini adalah bahan bakar untuk perbaikan. Kader harus melek aturan organisasi jika ingin berkontribusi maksimal bagi masyarakat,” tegas Mimi.

Melalui langkah ini, Srikandi PP Kabupaten Bekasi mencoba mengirimkan pesan kuat: bahwa keterlibatan perempuan dalam organisasi sosial-politik harus dibarengi dengan kualitas manajerial yang mumpuni untuk membawa perubahan nyata di tingkat akar rumput.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 1,120 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Jemu Menunggu Perbaikan, Warga dan Organda Swadaya Benahi Jalan Sakunde–Sambiki

1 Oktober 2026 - 19:56 WIB

Jalan Kaputusan-Indari Rusak Parah, Warga Desak Pemkab Halsel Turun Tangan

29 September 2026 - 16:06 WIB

Siasat Ekspor Mikro: Berhenti Berteori, Saatnya Menyambung Titik Cuan Desa

20 September 2026 - 16:09 WIB

Transportasi Desa Indari Disorot, Pemerintah Diminta Beri Solusi

17 September 2026 - 21:04 WIB

Ketika Mesin Digugat: Palagan Manusia di Pilkades Bantarjaya

17 September 2026 - 13:44 WIB

Tegaskan Bebas Tendensi Politik, LSM KANe Malut Buka Suara Soal Monitoring BLT dan Legalitas Organisasi

8 September 2026 - 06:13 WIB

Trending di RAGAM