Menu

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

PENDIDIKAN · 11 Feb 2025 06:41 WIB ·

Siswa SMA Tuntang Ubah Rempah Jadi Cuan Masa Depan


					Siswa SMA Tuntang Ubah Rempah Jadi Cuan Masa Depan Perbesar

Tuntang, Semarang, Jawa Tengah [DESA MERDEKA] Ruang kelas SMA Negeri 1 Tuntang, Kabupaten Semarang, kini tak hanya bising oleh teori buku, melainkan semerbak aroma jamu yang menjanjikan kemandirian ekonomi. Melalui tangan kreatif para siswa kelas 10, rempah-rempah Nusantara yang selama ini hanya tersimpan di dapur, kini bertransformasi menjadi produk bernilai jual tinggi dalam program kewirausahaan sekolah.

Langkah inovatif ini merupakan bagian dari Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) yang fokus pada bekal keterampilan nyata. Tidak sekadar praktik, siswa diajak terjun langsung memproduksi minuman herbal seperti kunyit lemon yang kini sukses merambah pasar internal sekolah, mulai dari guru hingga staf administrasi.

Sentuhan Profesional di Balik Gelas Rempah
Program ini tak main-main dalam urusan kualitas. Sekolah menggandeng Budi Prasetyawan, seorang penggiat pemberdayaan masyarakat, serta komunitas UMKM Kabupaten Semarang untuk memberikan sentuhan profesional. Setiap Kamis sore, para siswa didampingi untuk memahami teknik pengolahan yang higienis hingga strategi pemasaran yang jitu.

“Kami belajar bahwa rempah bukan hanya soal rasa, tapi juga soal nilai tambah. Selain kreativitas, kami melatih mental untuk berinteraksi dengan pelanggan,” ungkap Mela, salah satu siswa yang terlibat aktif dalam produksi.

Misi Ganda: Karakter dan Kelestarian Budaya
Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Tuntang, Agus Setiyono, menegaskan bahwa inisiatif ini memiliki misi yang lebih luas dari sekadar berjualan. Program ini dirancang untuk membentuk karakter siswa yang disiplin, inovatif, dan berani mengambil risiko—ciri khas seorang wirausahawan sukses.

Di sisi lain, pengolahan rempah ini menjadi cara unik sekolah dalam melestarikan warisan budaya Indonesia. Dengan mengolah kunyit, jahe, dan lemon secara modern, para siswa secara tidak langsung sedang menjaga pengetahuan tradisional agar tetap relevan di era global.

Menuju Kemandirian Generasi Muda
Dukungan teknis dari UMKM lokal juga membuka peluang bagi siswa untuk melakukan studi banding ke unit usaha yang telah sukses. Kolaborasi ini diharapkan menjadi model bagi sekolah lain di Indonesia dalam menciptakan generasi muda yang tidak hanya mencari kerja, tetapi mampu menciptakan lapangan kerja dari potensi lokal.

Ke depan, “mainan” kewirausahaan ini diharapkan menjadi cikal bakal lahirnya pengusaha muda dari Tuntang yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan ekonomi daerah melalui produk berbasis kearifan lokal.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 130 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Celah Komersialisasi Seragam SMAN 1 Kedungwaringin Tabrak Aturan Disdik

13 Juli 2026 - 16:33 WIB

Kepala Sekolah Inovatif Kunci Kemajuan Pendidikan Desa

11 Juli 2026 - 22:04 WIB

Fasilitas Belum Siap, MPLS SRT 8 Jombang Diundur

10 Juli 2026 - 15:35 WIB

Bukan KKN Hura-hura, 82 Mahasiswa GENTASKIN Serbu Malaka

10 Juli 2026 - 12:47 WIB

Anak Salatiga Naik Angkot, Berburu Rempah di Ambarawa

7 Juli 2026 - 20:26 WIB

DPRD Sumbar Rancang Pendidikan Desa Berstandar Global

17 Juni 2026 - 15:24 WIB

Trending di PENDIDIKAN