Bengkulu Tengah, Bengkulu [DESA MERDEKA] – Desa Nakau, Kecamatan Talang Empat, kini menjadi pusat perhatian melalui program bedah rumah dan pemberdayaan ekonomi. Kodam II/Sriwijaya resmi memulai rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) bagi warga kurang mampu. Kegiatan ini bukan sekadar perbaikan fisik hunian, melainkan paket lengkap peningkatan kesejahteraan yang mencakup sektor kesehatan dan pangan.
Kepala Desa Nakau, Elvi Febrianti, mengonfirmasi terdapat empat unit rumah di wilayahnya yang menjadi sasaran utama rehabilitasi. “Ada empat rumah warga kami yang mendapat bantuan pembangunan rumah melalui program RTLH ini,” ungkapnya saat acara groundbreaking, Senin (15/7/2024).
Bukan Sekadar Bedah Rumah
Program ini tampil beda dengan menyentuh aspek kebutuhan harian masyarakat desa. Selain peletakan batu pertama, warga juga mendapatkan akses pengobatan massal gratis dan pasar murah. Untuk menopang ekonomi jangka panjang, bantuan berupa benih ikan serta bibit tanaman juga diserahkan kepada warga Desa Nakau dan desa tetangga.
Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah, yang hadir dalam acara tersebut memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif TNI ini. Ia berharap manfaat program RTLH ini dapat dirasakan secara signifikan dan menjadi pemantik bagi kegiatan serupa di wilayah lain di Provinsi Bengkulu demi pemerataan kesejahteraan desa.
Wujud Nyata Kemanunggalan di Pedesaan
Danrem 041/Gamas, Brigjen TNI Rahmad Zulkarnain, menegaskan bahwa hunian layak adalah pondasi awal bagi kehidupan yang aman dan berkualitas. Selain infrastruktur, kepedulian sosial juga ditunjukkan melalui penyerahan alat bantu bagi warga disabilitas yang membutuhkan.
Keberhasilan proyek di Desa Nakau ini membuktikan bahwa semangat gotong royong antara TNI AD, Pemerintah Daerah, dan partisipasi aktif masyarakat desa adalah kunci sukses pembangunan nasional. Sinergi ini diharapkan terus tumbuh untuk mewujudkan desa-desa yang lebih nyaman, aman, dan mandiri di masa depan.

|Merdeka|Bicara|Desa

















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.