Menu

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

KABAR PUSAT · 25 Apr 2025 23:22 WIB ·

Sinergi Pusat-Daerah Kunci Pemerataan, Sumbar Siap Gas!


					Sinergi Pusat-Daerah Kunci Pemerataan, Sumbar Siap Gas! Perbesar

Bukittinggi [DESA MERDEKA] – Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah, menyambut baik amanat Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya terkait pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah. Amanat tersebut disampaikan saat Upacara Hari Otonomi Daerah (Otda) ke-29 tahun 2025. Menurut Mahyeldi, sinergi ini adalah kunci utama dalam mewujudkan pemerataan pembangunan di seluruh Indonesia.

Dalam amanat Mendagri yang dibacakan Wamendagri di Balikpapan Sport and Convention Center (BSCC) Dome, Kalimantan Timur, tema peringatan Hari Otda tahun ini adalah ‘Sinergi Pusat dan Daerah Membangun Nusantara Menuju Indonesia Emas 2045.’ Wamendagri Bima Arya menekankan bahwa otonomi daerah menjadi pendorong inovasi dan respons cepat terhadap kebutuhan masyarakat. Pemerintah daerah harus proaktif menggali potensi lokal. Selain itu, penguatan tata kelola pemerintahan yang efektif, transparan, dan akuntabel menjadi keharusan. Lebih lanjut, otonomi harus memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Dengan demikian, pemerataan pembangunan dapat terwujud melalui kolaborasi dan partisipasi aktif seluruh elemen bangsa.

Menanggapi amanat tersebut, Gubernur Mahyeldi menyampaikan apresiasi. Ia menilai arahan Wamendagri sangat relevan dan mampu menjawab berbagai persoalan masyarakat saat ini. Tanggapan ini disampaikan Gubernur setelah mengikuti peringatan Hari Otda ke-29 secara daring dari Istana Bung Hatta, Bukittinggi, pada Jumat (25/04/2025).

“Kata kuncinya adalah mendengarkan aspirasi masyarakat dalam setiap perencanaan dan pelaksanaan pembangunan,” ujar Gubernur Mahyeldi. Ia menambahkan bahwa pemerintah daerah harus hadir di tengah masyarakat, mulai dari lapisan paling bawah.

Selain itu, Gubernur Mahyeldi juga menekankan pentingnya sinergi data yang akurat. Data yang valid menjadi landasan penting dalam pengambilan keputusan untuk pembangunan yang efektif. Dalam kondisi anggaran yang terbatas, optimalisasi seluruh potensi daerah menjadi krusial. Dukungan aktif dari seluruh elemen masyarakat juga sangat dibutuhkan.

“Pembangunan tidak boleh terhenti karena keterbatasan anggaran,” tegas Gubernur Mahyeldi. “Kita harus berkolaborasi dan bersinergi dengan semua pihak. Pemerintah pusat dan daerah harus berjalan seiring.” Ia juga menambahkan bahwa optimisme, sinkronisasi program, serta inovasi adalah kunci utama. Dengan demikian, tata kelola pemerintahan yang lebih baik, efektif, bersih, dan melayani dapat terwujud. Dalam kesempatan tersebut, Gubernur didampingi oleh Penanggung Jawab Koordinator Istana Bung Hatta, Zulkarnain, serta sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat. (H)

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 29 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Membalik Arus: Strategi Prabowo Jadikan Desa Benteng Ekonomi Ekonomi Nasional

14 Agustus 2026 - 21:32 WIB

Di Balik Seremoni Jembatan Merah Putih Polri: Realitas atau Pencitraan?

14 Agustus 2026 - 17:05 WIB

Warung Pangan ID Food Diperluas, Pasar Tradisional Didorong Putus Rantai Pasok

11 Agustus 2026 - 05:32 WIB

Saat Artificial Intelligence Menembus Batas Desa Mencari Korban TPPO

31 Juli 2026 - 09:35 WIB

Menakar Masa Depan Ekonomi Desa di Balik Sensus 2026

11 Juni 2026 - 14:46 WIB

Dana Desa Tahap I di Atambua Tembus 94 Persen

10 Juni 2026 - 15:33 WIB

Trending di KABAR PUSAT