Padang, Sumatera Barat [DESA MERDEKA] – Peta politik Sumatera Barat mencatat sejarah baru melalui kolaborasi yang tidak biasa. Dalam acara buka puasa bersama di Hotel The Axana, Padang, Minggu (8/3/2026), PDI Perjuangan Sumatera Barat secara terbuka mengapresiasi peran vital Muhammadiyah dalam mengamankan kursi DPR RI dari Dapil Sumbar 1 pada pemilu lalu.
Ketua DPD PDI-P Sumbar, H. Alex Indra Lukman, menegaskan bahwa sinergi dengan organisasi Islam tersebut bukan sekadar taktik politik, melainkan kembalinya ikatan historis. Alex mengingatkan kader bahwa tokoh bangsa sekaligus Ketua Umum PDI-P, Hj. Megawati Soekarnoputri, memiliki akar kuat sebagai bagian dari keluarga besar Aisyiyah.

Rekonsiliasi Ideologis di Ranah Minang
Kerja sama ini membuktikan bahwa perbedaan warna politik dapat dijembatani demi pembangunan daerah. “Kami berterima kasih kepada Muhammadiyah. Berkat kolaborasi ini, PDI Perjuangan berhasil mengirimkan wakil ke Senayan dari Sumbar 1,” ujar Alex, yang kini juga menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi IV DPR RI periode 2025-2030.
Alex menginstruksikan seluruh pengurus DPC di tingkat kabupaten dan kota untuk terus merawat semangat kerja sama ini. Menurutnya, Muhammadiyah dan Aisyiyah adalah pilar penting yang searah dengan visi partai dalam membangun bangsa dari akar rumput.
Pesan Ukhuwah dari Buya Bakhtiar
Acara silaturahmi ini terasa semakin sejuk dengan hadirnya Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sumbar, Dr. Bakhtiar, M.Ag. Dalam tausiahnya, Buya Bakhtiar menekankan pentingnya menjaga ukhuwah (persaudaraan) dan kolaborasi lintas sektor untuk memajukan Sumatera Barat.
Kehadiran tokoh-tokoh penting seperti pimpinan Aisyiyah Sumbar hingga Wakil Bupati Dharmasraya menunjukkan soliditas yang mencair. Pertemuan ini menjadi sinyal kuat bahwa di awal tahun 2026, PDI-P Sumbar memilih jalan inklusif dengan merangkul kekuatan ormas Islam terbesar di wilayah tersebut untuk memperkuat posisi politiknya.

Penggiat Desa. Lakukan yang Perlu saja (Prioritas).
Kita Gak perlu memenangkan semua Pertempuran.
Tinggal di Padang Pariaman, Sumatera Barat.


















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.