Simalungun, Sumatera Utara [DESA MERDEKA] – Kota Perdagangan menjadi saksi lahirnya generasi baru petarung masa depan. Sebanyak 24 siswa SMP dan 139 siswa SMK Swasta Taman Pendidikan Perjungangan resmi diwisuda dalam suasana penuh haru di Kabupaten Simalungun. Momentum ini bukan sekadar seremoni, melainkan bukti nyata penguatan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang siap berkontribusi bagi daerah.
Wakil Bupati Simalungun, H. Zonny Waldi, menegaskan bahwa standar pendidikan yang tinggi adalah kunci. Beliau mengingatkan para lulusan untuk tidak cepat berpuas diri. “Teruslah belajar dan berkarya untuk masa depan yang lebih cerah,” pesan Zonny di hadapan para siswa yang kini bersiap memasuki dunia kerja maupun pendidikan tinggi.

Keseimbangan Ilmu dan Akhlak Mulia
Pendidikan di wilayah penyangga desa seperti Perdagangan ini menitikberatkan pada dua pilar utama: kompetensi akademik dan penguatan karakter. Ketua Yayasan, Abdul Rahman, menekankan bahwa lulusan tidak hanya harus cerdas secara intelektual, tetapi juga wajib memiliki akhlak mulia. Keseimbangan inilah yang diyakini mampu menciptakan generasi penerus bangsa yang berkualitas dan mandiri.

Kemitraan Strategis dengan Dunia Usaha
Salah satu poin menarik dalam wisuda kali ini adalah pemberian piagam penghargaan kepada dunia usaha. Langkah ini menunjukkan adanya hubungan timbal balik yang sehat antara sekolah dan industri lokal. Bagi lulusan SMK, kemitraan ini menjadi pintu masuk untuk terjun langsung ke dunia kerja, mengurangi angka pengangguran pemuda di tingkat desa dan kecamatan.
Kepala Sekolah berharap 163 lulusan ini mampu menjadi motor penggerak yang kreatif dan inovatif di tengah tantangan zaman. Dengan lingkungan belajar yang kondusif, sekolah ini telah membuktikan komitmennya dalam memotivasi siswa untuk meraih prestasi terbaik sebagai bekal kontribusi positif bagi masyarakat luas.



















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.