Menu ✖

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

KABAR DESA · 13 Agu 2023 05:26 WIB ·

Sidoasri Berduka: Rumah Watimen Rata Tanah Akibat Korsleting


					Sidoasri Berduka: Rumah Watimen Rata Tanah Akibat Korsleting Perbesar

Malang, Jawa Timur [DESA MERDEKA] – Dusun Tambakasri Kulon, Desa Sidoasri, mendadak gempar pada Sabtu (12/8/2024) malam. Sebuah rumah semi permanen milik Watimen ludes dilalap si jago merah hingga rata dengan tanah. Tragedi yang terjadi sekitar pukul 21.00 WIB ini diduga kuat dipicu oleh korsleting listrik, mengingat kondisi meteran listrik di rumah kayu tersebut memang kerap bermasalah dan tidak stabil.

Saat api mulai mengamuk, Watimen tidak berada di tempat karena sedang mengikuti latihan gerak jalan di sekitar lingkungan rumahnya. Naas, hembusan angin malam membuat api merambat sangat cepat. Meskipun warga bersama Pemerintah Desa Sidoasri dan relawan Tagana telah berupaya memadamkan api dengan alat seadanya, bangunan beserta isinya tak terselamatkan.

Solidaritas Warga di Tengah Puing Kebakaran
Upaya pemadaman berlangsung dramatis hingga dini hari. Kobaran api baru benar-benar berhasil dijinakkan sekitar pukul 02.00 WIB oleh tim gabungan KSB Banteng Asri dan warga setempat. Kapolsek Sumbermanjing Wetan, Iptu Heriyani Suprapto, mengonfirmasi bahwa korban baru mengetahui musibah tersebut setelah dihubungi oleh tetangganya.

“Korban yang mendengar kabar rumahnya terbakar langsung bergegas pulang,” ujar Iptu Heriyani. Meski mengalami kerugian material yang ditaksir mencapai Rp 50 juta, Watimen masih bisa bersyukur karena tidak ada korban jiwa dalam peristiwa pilu ini. Bangunan semi permanen yang didominasi kayu membuat api dengan mudah melumat segalanya tanpa sisa.

Pelajaran Pahit dari Dusun Tambakasri
Peristiwa ini menjadi pengingat keras bagi masyarakat desa akan bahaya instalasi listrik yang tidak standar, terutama saat musim kemarau. Ketidakstabilan meteran listrik yang diabaikan terbukti berbuah petaka. Kewaspadaan kolektif dalam memastikan kondisi kabel dan perangkat elektronik di rumah dalam kondisi prima adalah langkah krusial yang tidak bisa ditawar.

Hingga saat ini, belum ada informasi mengenai skema bantuan pembangunan kembali rumah Watimen. Kasus ini sekaligus membuka ruang diskusi tentang pentingnya dukungan pemerintah desa dan uluran tangan pihak luar untuk membantu warga yang kehilangan segalanya dalam sekejap.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 149 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Sinergi Tiga Pilar Pebayuran Pasca-Pilkades di HUT TNI

5 Oktober 2026 - 16:29 WIB

Wakaf TPU: Jurus Jitu Kades Terpilih Satukan Mekarjaya

5 Oktober 2026 - 16:29 WIB

Jemu Janji Manis, Warga Obi Kompak Benahi Jalan

1 Oktober 2026 - 19:56 WIB

Ritual Pendinginan: Harmoni Adat dan Modernitas Pesisir Malaka

29 September 2026 - 19:22 WIB

Pilkades Bantarjaya: Tumbangnya Petahana dan Ujian Pj Mursidi

29 September 2026 - 12:55 WIB

Bansos Ribuan Warga Wonogiri Disetop Gegara Judol Pinjol

19 September 2026 - 06:11 WIB

Trending di KABAR DESA