Menu

Mode Gelap
APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa

DESA · 1 Feb 2026 20:25 WIB ·

Sepempang Buka-bukaan Anggaran 2025: Prioritaskan Stunting dan Pendidikan


					Pemerintah Desa Sepempang menggelar Musyawarah Laporan Pertanggungjawaban Realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa atau APBDes Tahun Anggaran 2025 sebagai wujud transparansi pengelolaan keuangan desa kepada masyarakat (Foto : Sekdes Sepempang) Perbesar

Pemerintah Desa Sepempang menggelar Musyawarah Laporan Pertanggungjawaban Realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa atau APBDes Tahun Anggaran 2025 sebagai wujud transparansi pengelolaan keuangan desa kepada masyarakat (Foto : Sekdes Sepempang)

Natuna, Kepulauan Riau [DESA MERDEKA] Pemerintah Desa Sepempang mengambil langkah berani dengan menggelar Musyawarah Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) APBDes Tahun Anggaran 2025. Bukan sekadar rutinitas birokrasi, agenda yang berlangsung di Aula Desa Sepempang ini menjadi ajang “buka-bukaan” pengelolaan uang rakyat demi menjaga kepercayaan masyarakat.

Keputusan transparansi ini membuahkan hasil manis. Desa Sepempang resmi menyandang gelar desa dengan capaian intervensi penurunan stunting terbaik se-Kecamatan Bunguran Timur. Keberhasilan ini dipicu oleh alokasi anggaran yang tepat sasaran pada pemberian makanan tambahan bagi balita dan ibu hamil, serta penguatan sektor pendidikan.

Keterlibatan Warga Bukan Formalitas
Sekretaris Desa Sepempang, Johan, S.Hut., menegaskan bahwa setiap rupiah yang keluar selalu diawasi oleh elemen masyarakat. Mulai dari tokoh masyarakat, RT, RW, hingga Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dilibatkan secara aktif.

“Keterlibatan masyarakat adalah kunci agar program tidak meleset dari kebutuhan riil di lapangan,” jelas Johan.

Sekretaris Desa Sepempang, Johan, S.Hut. (Foto : Sekdes Sepempang)

Selain kesehatan dan pendidikan, laporan tersebut mencakup penertiban laporan keuangan pada sektor:

  • Peningkatan kapasitas Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).
  • Program perlindungan anak.
  • Pengelolaan Tabungan Pembangunan Desa (Tapedes).

Kendala Dana Bagi Hasil Pajak
Meski sukses di sektor kesehatan, perjalanan APBDes 2025 tidak sepenuhnya mulus. Desa Sepempang menghadapi hambatan eksternal terkait penyaluran dana bagi hasil pajak dari pemerintah daerah yang belum terealisasi penuh.

Hambatan ini berdampak pada penundaan sejumlah program pemberdayaan masyarakat yang awalnya direncanakan berjalan optimal di akhir tahun. Namun, melalui musyawarah ini, pemerintah desa memastikan bahwa kendala tersebut dipaparkan secara jujur agar masyarakat memahami peta tantangan pembangunan yang dihadapi desa saat ini.

Transparansi radikal seperti ini diharapkan menjadi standar baru bagi desa-desa lain di Natuna dalam membangun akuntabilitas publik.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 20 kali

badge-check

Jurnalis

Satu tanggapan untuk “Sepempang Buka-bukaan Anggaran 2025: Prioritaskan Stunting dan Pendidikan”

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Warga Poto Tagih Transparansi Dana Desa Kabupaten Kupang

24 Mei 2026 - 20:12 WIB

Berburu Sertifikat Lahan Bebas Sengketa lewat PTSL Desa Panggul

22 Mei 2026 - 17:31 WIB

Sepak Bola dan Asa Pemuda di Desa Mubur Anambas

22 Mei 2026 - 13:51 WIB

Rapel 5 Bulan, BLT Dana Desa Balumbungan Cair Sekaligus

22 Mei 2026 - 10:32 WIB

Modal Nekat Setop Pabrik, Warga Menjelutung Nikmati SHU

22 Mei 2026 - 08:48 WIB

Urus SKCK, Dua Cakades Manggarai Siap Pegang Cangkul

20 Mei 2026 - 18:03 WIB

Trending di DESA