Korban Bencana Sumbar Terima Bantuan Rp310 Juta dari Semen Padang dan IKA Unand
Padang, Sumatera Barat [DESA MERDEKA] – Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) menerima total bantuan kemanusiaan senilai Rp310 juta dari PT Semen Padang dan Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Universitas Andalas (Unand) untuk membantu korban bencana hidrometeorologi yang melanda sejumlah daerah di Sumbar sejak 21 November 2025. Bantuan yang diterima langsung oleh Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah, ini akan segera disalurkan untuk mempercepat proses pemulihan masyarakat yang terdampak.
Gubernur Mahyeldi menyampaikan apresiasi mendalam atas kepedulian dari pihak swasta dan alumni perguruan tinggi tersebut.
“Alhamdulillah, kepedulian dari Semen Padang dan para alumni Unand ini sangat berarti bagi masyarakat yang terdampak bencana. Kami pastikan bantuan ini akan segera kita distribusikan kepada yang membutuhkan,” ujar Mahyeldi di Padang, Sabtu (29/11/2025).
Bantuan Bertahap dan Kesiapsiagaan Lintas Sektor
Bantuan tersebut diserahkan secara bertahap dalam dua hari. Pada Jumat (28/11), PT Semen Padang menyerahkan donasi melalui program “Semen Padang Peduli Bencana Sumbar” senilai Rp210 juta. Direktur Utama Semen Padang, Pri Gustari Akbar, menegaskan bahwa kehadiran mereka di lokasi bencana bukan hanya berupa donasi uang, melainkan juga dukungan langsung.
“Ini adalah bukti bahwa kami hadir untuk masyarakat Sumbar. Tim kami sudah turun ke lapangan sejak awal bencana, membawa serta tenaga medis, logistik, dan mendirikan dapur umum,” tegas Pri Gustari Akbar, menunjukkan komitmen perusahaan untuk tanggap darurat bencana.
Sehari setelahnya, Sabtu (29/11), Gubernur Mahyeldi juga menerima bantuan serupa dari IKA Unand senilai Rp100 juta. Perwakilan IKA Unand, Fajar Septian, menyebutkan bahwa penggalangan donasi dari para alumni masih terus berlangsung.
“Proses penggalangan dana masih terus berjalan, dan kami berharap nilainya bisa terus bertambah untuk membantu lebih banyak korban,” ungkap Fajar, menandakan komitmen jangka panjang alumni Unand terhadap pemulihan daerah.
Pemprov Ingatkan Waspada dan Transparansi Penyaluran
Meskipun intensitas hujan di Sumbar telah jauh menurun, Gubernur Mahyeldi tetap mengingatkan masyarakat untuk selalu waspada terhadap potensi bencana susulan. Kewaspadaan ini harus ditingkatkan, terutama bagi warga yang bermukim di sekitar kawasan perbukitan yang rawan longsor.
Pemerintah Provinsi Sumbar memastikan bahwa seluruh bantuan yang terkumpul dari berbagai pihak akan dikelola secara transparan dan akuntabel. Penyaluran bantuan akan dilakukan secepatnya untuk menjamin bahwa masyarakat terdampak dapat kembali beraktivitas normal. Dukungan dari PT Semen Padang dan IKA Unand ini menjadi contoh konkret sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan elemen masyarakat dalam menghadapi situasi darurat.
















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.