BUKIT TINGGI, Sumatera Barat ( DESA MERDEKA) — Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Arry Yuswandi membuka kegiatan Penguatan Kompetensi Kepala Sekolah se-Cabang Dinas Wilayah I di Aula SMAN 1 Bukittinggi, Senin (11/5/2026). Dalam kesempatan tersebut, Arry menekankan pentingnya peran sekolah dalam membangun kemandirian lulusan melalui penguatan jiwa kewirausahaan dan kemampuan beradaptasi menghadapi perubahan zaman.
Menurutnya, dunia pendidikan saat ini tidak cukup hanya melahirkan lulusan yang unggul secara akademik, tetapi juga mesti mampu menciptakan generasi yang kreatif, tangguh, dan memiliki kesiapan menghadapi tantangan dunia kerja.
“Tidak semua lulusan SMA dan SMK dapat langsung terserap dunia kerja maupun melanjutkan pendidikan. Karena itu, sekolah perlu menanamkan semangat kewirausahaan kepada siswa,” ujar Arry Yuswandi.
Selain penguatan karakter dan kewirausahaan, Arry juga menyoroti tantangan yang dihadapi kepala sekolah dalam pengelolaan Dana Refit atau Revitalisasi Tahun 2026. Program tersebut merupakan bantuan sarana dan prasarana sekolah dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) untuk mendukung perbaikan maupun pembangunan fasilitas sekolah.
Menurutnya, diperlukan pendampingan agar proses pengelolaan berjalan efektif, tepat sasaran, dan sesuai ketentuan yang berlaku. Guna mendukung harapan tersebut, Pemerintah Provinsi Sumbar melalui Biro Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Setdaprov Sumbar akan memberikan pendampingan kepada pihak sekolah dalam pengelolaan Dana Refit tersebut.
“Tentu kita berharap, pengelolaan Dana Refit ini, tidak hanya baik secara administrasi tapi juga sukses dari segi implementasi dan pertanggungjawabannya. Sehingga kita perlu dukungan melalui Biro PBJ,”ungkap Sekda.
Selain Sekda, panitia kegiatan penguatan kompetensi Kepala Sekolah se-Cabang Dinas Wilayah I ini juga mendatangkan kalangan praktisi untuk menjadi narasumber. Mereka berbagi pengalaman dengan para peserta tentang bagaimana membangun jiwa kewirausahaan di lingkungan pendidikan.
Arry berharap kegiatan penguatan kompetensi tersebut sekolah mampu mendorong lahirnya lulusan yang lebih adaptif, mandiri, dan memiliki daya saing, sehingga tidak sepenuhnya bergantung pada sektor pemerintahan dalam dunia kerja di masa mendatang. (adpsb/ **/ H)


















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.