Menu

Mode Gelap
Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa Sultan HB X: Desa Adalah Fondasi Budaya dan Ekonomi Bukan Seremoni, Desa Kambuno Rayakan Hari Desa dengan Aksi

PEMERINTAHAN · 25 Jul 2023 21:23 WIB ·

SDGs Desa: Senjata Rahasia Indonesia Pimpin Pembangunan Berkelanjutan ASEAN


					Yogyakarta - Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar membuka Senior Official Meeting on Rural Development and Poverty Eradication (SOMRDPE) Indonesia 2023 di Sheraton Mustika Hotel Yogyakarta, Selasa (25/7/2023) Foto: Didi Humas Kemendesa Perbesar

Yogyakarta - Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar membuka Senior Official Meeting on Rural Development and Poverty Eradication (SOMRDPE) Indonesia 2023 di Sheraton Mustika Hotel Yogyakarta, Selasa (25/7/2023) Foto: Didi Humas Kemendesa

Yogyakarta [DESA MERDEKA] Indonesia sedang membuktikan kepada dunia bahwa kunci penyelesaian krisis global tidak ditemukan di gedung pencakar langit, melainkan di gang-gang sempit pedesaan. Melalui mandat SDGs Desa, pemerintah optimistis target ambisius nol persen kemiskinan ekstrem pada 2024 bukan sekadar mimpi di atas kertas.

Dalam pembukaan Senior Official Meeting on Rural Development and Poverty Eradication (SOMRDPE) di Yogyakarta, Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Abdul Halim Iskandar, menegaskan bahwa pengalaman desa-desa di Indonesia kini menjadi rujukan optimisme global untuk mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs) pada 2030.

“Kemendes PDTT menginisiasi pelokalan tujuan pembangunan hingga ke level desa. Kami mengenalkannya sebagai SDGs Desa, sebuah desain pembangunan yang selaras dengan konteks budaya dan potensi lokal,” ujar menteri yang akrab disapa Gus Halim tersebut, Selasa (25/7/2023).

Kekuatan Data Mikro: Melawan Kemiskinan dengan Presisi
Berbeda dengan pendekatan pembangunan top-down yang sering meleset, SDGs Desa berbasis pada data mikro by name by address. Indonesia telah mengumpulkan data individu hingga lebih dari 104 juta jiwa dan 31 juta data keluarga di seluruh pelosok negeri.

Data presisi ini memungkinkan pemerintah melakukan intervensi kemiskinan dengan akurasi tinggi. Berkat strategi ini, Indonesia berhasil melompat 15 peringkat dalam capaian pembangunan berkelanjutan global, dari posisi 97 menjadi peringkat 82 dunia dalam setahun terakhir.

Kolaborasi Strategis: BPD sebagai “Jantung” Ekonomi Desa
Langkah out of the box lainnya adalah transformasi peran Bank Pembangunan Daerah (BPD) yang kini tidak hanya menjadi tempat menyimpan uang, tetapi menjadi mitra strategis pembangunan. Gus Halim baru saja menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Asosiasi Bank Daerah (ASBANDA) untuk mempercepat daya ungkit ekonomi desa.

“Kerja sama ini adalah tonggak penting. Sinergi dengan bank daerah akan menciptakan peluang baru yang memberikan dampak langsung bagi kualitas hidup masyarakat desa,” tegas Gus Halim.

Pencapaian Riil di Lapangan
Hingga 2023, capaian SDGs Desa secara keseluruhan telah menyentuh angka 45,47 persen. Menariknya, skor tertinggi justru diraih pada sektor “Desa Berenergi Bersih dan Terbarukan” (SDGs ke-7), disusul oleh “Desa Damai dan Sejahtera” serta “Desa Tanpa Kemiskinan”.

Dengan capaian 69,16 persen dari seluruh tujuan pembangunan global, Indonesia kini menjadi pemimpin opini di ASEAN dalam hal pengentasan kemiskinan berbasis pemberdayaan masyarakat adat dan lokal. Desa tidak lagi menjadi beban negara, melainkan mesin penggerak utama kemajuan bangsa.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 10 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Sanksi Menanti Tiga Kades Malaka Akibat Dana Desa Macet

25 Februari 2026 - 13:49 WIB

Sumatera Barat Jadi Laboratorium Nasional Penanganan Bencana Terpadu

24 Februari 2026 - 09:42 WIB

Akses Keadilan Menembus Desa: Kolaborasi Hukum Terbesar di NTT

21 Februari 2026 - 20:08 WIB

Mahyeldi Tagih Dana Pusat Demi Pulihkan Sumbar Pascabencana

21 Februari 2026 - 04:36 WIB

Sinergi Danantara dan BUMN Percepat Pembangunan Infrastruktur Sumbar

20 Februari 2026 - 08:19 WIB

Satu Warung Dibongkar, Polemik Tebang Pilih Satpol PP Tulungagung

19 Februari 2026 - 12:34 WIB

Trending di PEMERINTAHAN