Luncurkan Program PECAH, Guru Semangat Berinovasi Digital
Wonogiri, Jawa Tengah [DESA MERDEKA] – SD Negeri 2 Watuagung, Kecamatan Baturetno, Kabupaten Wonogiri, menunjukkan komitmennya dalam transformasi digital dengan meluncurkan program inovatif bernama PECAH (Pemanfaatan Canva untuk Pembelajaran Hebat). Program ini berhasil mengoptimalkan pemanfaatan platform digital Canva untuk menciptakan media ajar yang interaktif, menarik, dan berpusat pada peserta didik. Inisiatif ini lahir dari kegiatan rutin Komunitas Belajar Sekar Kawung yang diprakarsai oleh Kepala Sekolah, Gito, S.Pd., M.Pd.
Menurut Gito, transformasi digital di sekolahnya bukan semata tentang kecanggihan teknologi, tetapi lebih kepada bagaimana teknologi tersebut dapat dimanfaatkan untuk mewujudkan pembelajaran yang lebih bermakna dan menyenangkan. “Kami percaya bahwa kolaborasi guru melalui komunitas belajar adalah kunci utama dalam menciptakan pembelajaran berkualitas,” tegasnya di Wonogiri, 10 Oktober 2025.
Dari Komunitas Belajar Menuju Peningkatan Kompetensi
Program PECAH berawal dari hasil identifikasi kebutuhan dalam Komunitas Belajar Sekar Kawung, yang rutin mengadakan kegiatan berbagi praktik baik setiap hari Selasa. Hasilnya menunjukkan bahwa sebagian besar dari delapan guru di SD Negeri 2 Watuagung masih awam terhadap fitur-fitur edukatif pada Canva, padahal satu guru telah mahir menggunakannya. Kondisi ini memunculkan ide untuk menyelenggarakan pelatihan in-house training (IHT) yang dirancang dari guru, oleh guru, dan untuk guru.
Pelatihan intensif ini dilaksanakan selama dua hari, 5–6 Agustus 2025, seusai jam mengajar agar tidak mengganggu proses pembelajaran aktif. Materi yang disajikan sangat fokus pada praktik langsung, meliputi pembuatan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) digital, infografis tematik, dan bahan tayang interaktif menggunakan berbagai fitur Canva.
“Semangat kolaborasi kami meningkat drastis. Awalnya hanya ingin menguasai alat digital, tapi kini para guru lebih percaya diri untuk mengajar dengan inovasi,” ujar salah satu guru peserta pelatihan, menggambarkan hasil nyata dari inisiatif ini.
Hasil Terukur: Siswa Lebih Aktif, Nilai Meningkat
Evaluasi pascapelatihan membuktikan adanya peningkatan signifikan dalam kompetensi guru menggunakan Canva untuk mendukung pembelajaran mendalam. Dampaknya terasa langsung di kelas: guru mampu membuat bahan ajar yang sangat menarik, yang secara otomatis membuat siswa menjadi lebih aktif dan antusias dalam kegiatan kelas.
Data refleksi sekolah juga memperlihatkan bahwa rata-rata nilai hasil kerja siswa menunjukkan kenaikan yang memuaskan setelah penerapan LKPD interaktif berbasis Canva. Program PECAH tidak hanya berfokus pada hasil akademik, tetapi juga memperkuat dimensi Profil Pelajar Pancasila, khususnya pada aspek kreativitas, kolaborasi, komunikasi, dan bernalar kritis di kalangan siswa dan guru.
Keberhasilan program ini juga semakin memperkuat budaya kolaborasi antarguru di SD Negeri 2 Watuagung, yang telah dikenal aktif dalam penggerakan komunitas belajar di tingkat Kabupaten Wonogiri.
Rencana Lanjutan: Pendampingan Berkelanjutan
Ke depan, SD Negeri 2 Watuagung berencana mengembangkan pelatihan lanjutan untuk memperdalam kemampuan guru dalam memanfaatkan fitur video dan animasi di Canva. Untuk memastikan keberlanjutan, sekolah telah menyiapkan sistem pendampingan melalui grup WhatsApp dan forum refleksi bulanan di Komunitas Belajar Sekar Kawung. “PECAH bukan akhir, melainkan awal dari transformasi digital yang berkelanjutan di SD Negeri 2 Watuagung,” tutup Gito penuh optimisme.


















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.