Menu ✖

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

IPTEK · 4 Feb 2026 21:15 WIB ·

Satu Genggaman: Pangkalpinang Smart Integrasikan Data Kependudukan Nasional


					Satu Genggaman: Pangkalpinang Smart Integrasikan Data Kependudukan Nasional Perbesar

Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung [DESA MERDEKA] – Wali Kota Pangkalpinang, Prof. Saparudin, dan Wakil Wali Kota Dessy Ayutrisna bergerak cepat merealisasikan visi “Pangkalpinang Smart”. Tak berselang lama setelah mengikuti Rakornas bersama Presiden Prabowo, keduanya langsung mendatangi Ditjen Dukcapil Kemendagri di Jakarta, Rabu (4/2/2026), untuk mengunci akses data kependudukan nasional sebagai jantung layanan digital kota.

Langkah ini merupakan strategi out of the box yang melampaui sekadar pembuatan aplikasi. Pemkot Pangkalpinang menyadari bahwa fondasi kota cerdas bukan pada canggihnya perangkat, melainkan pada keakuratan integrasi data kependudukan. Dengan dukungan Direktur Integrasi Data Kependudukan Digital (IDKD), Agus Irawan, Pangkalpinang bersiap meluncurkan super apps yang menyatukan seluruh kebutuhan warga dalam satu platform.

Bukan Sekadar Aplikasi, Tapi Solusi Harian
Prof. Udin menjelaskan bahwa akses data nasional ini menjadi kunci otomatisasi berbagai layanan publik yang selama ini masih bersifat parsial. Integrasi ini akan menghidupkan ekosistem digital yang menyentuh urusan harian warga secara langsung.

“Kami mengonsultasikan pengembangan layanan digital seperti berlangganan smart parking, pembayaran retribusi sampah, hingga pelunasan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Semua harus efisien dan terhubung secara sistematis,” jelas Prof. Udin.

Tata Kelola Profesional dan Akuntabel
Sinergi dengan Kemendagri ini bertujuan menciptakan tata kelola pemerintahan yang profesional dan akuntabel. Dengan data kependudukan yang terintegrasi, potensi kebocoran retribusi dapat ditekan, sementara kecepatan pelayanan kepada masyarakat meningkat drastis.

Wakil Wali Kota Dessy Ayutrisna (Cece Dessy) menambahkan, percepatan ini penting untuk menjamin keberlanjutan program digitalisasi. Strategi ini menunjukkan bahwa Pangkalpinang serius membangun fondasi data sebelum membangun infrastruktur fisik, guna menciptakan pelayanan publik yang benar-benar ada dalam “genggaman tangan” warga.

Melalui kolaborasi taktis ini, Pangkalpinang diproyeksikan menjadi salah satu kota di Indonesia yang mampu menjalankan administrasi pemerintahan berbasis digital yang paling solid dan berkelanjutan pada tahun 2026.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 52 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Kritik Pelatihan AI Desa: Mengubah Corong Menjadi Saringan

29 September 2026 - 00:40 WIB

Proyek Internet Desa: Ladang Cuan Vendor, Perangkat Cepat Modar

9 Agustus 2026 - 14:55 WIB

Tinggalkan Semaian Alami Petani Solok Uji Tanam Instan

29 Juli 2026 - 15:13 WIB

Padi Semi Organik Kemetul: Panen Melimpah, Petani Sumringah

28 Juli 2026 - 13:55 WIB

Sawah Krandegan Panen 3 Kali Lewat Pompa Surya

22 Mei 2026 - 14:16 WIB

Membongkar Birokrasi Lambat, Desa Sukaindah Bekasi Bersiap Digital

18 Mei 2026 - 22:21 WIB

Trending di IPTEK