Menu

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

RAGAM · 12 Agu 2025 08:53 WIB ·

RSUD Cabangbungin Memanas: Direktur Sebut ‘Perang Kedua’, Warga Murka


					RSUD Cabangbungin Memanas: Direktur Sebut ‘Perang Kedua’, Warga Murka Perbesar

Bekasi, Jawa Barat [DESA MERDEKA] Kericuhan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cabangbungin, Kabupaten Bekasi, semakin memanas. Tidak hanya karena buruknya pelayanan yang memicu protes warga, tetapi juga akibat pernyataan kontroversial dari Direktur RSUD, dr. Hj. Erni Herdiani. Ia menyebut adanya isu “perang kedua,” sebuah ucapan yang sontak memicu kecaman luas dari berbagai pihak.

Pernyataan itu diungkapkan Hj. Erni saat menjawab pertanyaan awak media terkait kedatangan pasukan Brimob dan mobil Dalmas K-9 yang dilengkapi anjing pelacak pada Jumat, 1 Agustus 2025. Hj. Erni menjelaskan, kedatangan pasukan keamanan tersebut dipicu oleh laporan dari stafnya, dr. Angga, yang mengaku dicegat oleh seseorang bernama Heri dan mendengar ancaman akan adanya “perang kedua.”

Namun, saat dikonfirmasi ulang, dr. Angga meralat pernyataannya. Ia menyatakan bahwa tidak ada ancaman “perang kedua,” melainkan hanya “pencegahan vendor baru.” Erni pun kemudian merespons, “Alhamdulillah bila memang Pak Heri tidak pernah bicara seperti itu.”

Heri, yang dituduh mengancam, membantah keras tuduhan tersebut. “Ini fitnah yang keji, saya pertanggungjawabkan dunia dan akhirat. Tidak ada omongan seperti itu,” ujarnya. Ia bahkan menantang pihak RSUD untuk menyebutkan nama staf yang mengaku mendengar ancaman tersebut.

Pernyataan Direktur RSUD ini lantas menuai kritik tajam. Ketua DPD Asosiasi Keluarga Pers Indonesia (Akpersi) Jawa Barat, Ahmad Syarifudin, menilai seorang pimpinan instansi publik tidak seharusnya mengumbar informasi yang belum terverifikasi.

“Kalimat seperti itu, apalagi dari seorang Direktur RSUD, bisa meledakkan situasi yang sudah panas. Saat publik butuh kepastian dan solusi, jangan malah melempar istilah yang bisa memprovokasi,” tegas Ahmad.

Desakan agar Direktur RSUD Cabangbungin dicopot juga datang dari tokoh masyarakat Bekasi, Nana Bentar. Ia menuding jabatan Hj. Erni sudah tidak lagi layak dipertahankan. “Tidak mungkin delapan kepala desa kompak mengirim surat ke Bupati kalau masalahnya sepele. Ini bukan sekadar gosip, masyarakat sudah muak,” ujar Nana.

Nana mengaku telah menerima banyak aduan, mulai dari buruknya pelayanan, pasien yang kehilangan penglihatan permanen, hingga dugaan pelecehan. Ia menegaskan, suaranya murni mewakili rakyat dan bisa dipertanggungjawabkan.

Senada dengan Nana, tokoh masyarakat Cabangbungin, Obay Winandar, menyoroti kegaduhan ini sebagai tanda masalah struktural yang telah lama terabaikan. “Kesehatan itu soal nyawa. Kalau sampai masyarakat kehilangan kepercayaan pada rumah sakit daerah, itu tanda bahaya,” tegas Obay. Ia pun mendesak Bupati Bekasi segera mengambil langkah tegas untuk mengatasi persoalan ini.

Baik Nana maupun Obay sepakat, DPRD Kabupaten Bekasi dan Pemkab Bekasi harus segera membentuk tim investigasi bersama Inspektorat untuk mengusut tuntas semua masalah di RSUD Cabangbungin. “Jangan hanya melihat sisi baiknya saja. Fakta di lapangan berbicara. Dari pengamatan saya pribadi, RSUD Cabangbungin ini sudah seperti comberan,” tutup Nana.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 90 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Transportasi Desa Indari Disorot, Pemerintah Diminta Beri Solusi

17 September 2026 - 21:04 WIB

Ketika Mesin Digugat: Palagan Manusia di Pilkades Bantarjaya

17 September 2026 - 13:44 WIB

Tegaskan Bebas Tendensi Politik, LSM KANe Malut Buka Suara Soal Monitoring BLT dan Legalitas Organisasi

8 September 2026 - 06:13 WIB

LSM Tantang Inspektorat Halsel Audit Dana Desa Sengga Baru

4 September 2026 - 22:43 WIB

Jurus Baru 20 Desa Wisata Sumbar Pikat Dunia

3 September 2026 - 05:12 WIB

Warga Desa Marikapal Sambut Harapan Baru Terang Listrik PLN dan Penataan Infrastruktur

2 September 2026 - 09:43 WIB

Trending di RAGAM