Menu

Mode Gelap
APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa

PEMERINTAHAN · 3 Mei 2025 09:42 WIB ·

Relawan BATAS: Senjata Baru Pengentasan Kemiskinan Desa


					Pidato Kata Sambutan Kepala BP Taskin Budiman Sudjatmiko di Depan Relawan sekaligus Pengukuhan Perkumpulan BATAS (BAKTI Taskin), Senin (21/04/2025) di Pendopo Bupati Kuningan, Jawa Barat. (Foto Dok.: ist) Perbesar

Pidato Kata Sambutan Kepala BP Taskin Budiman Sudjatmiko di Depan Relawan sekaligus Pengukuhan Perkumpulan BATAS (BAKTI Taskin), Senin (21/04/2025) di Pendopo Bupati Kuningan, Jawa Barat. (Foto Dok.: ist)

Kuningan, Jawa Barat [DESA MERDEKA] Kemiskinan di level akar rumput tidak bisa lagi diselesaikan dengan bantuan sosial standar. Perlu ada pergerakan taktis yang digerakkan oleh teknologi dan kerelawanan nyata. Langkah progresif inilah yang melatari deklarasi perkumpulan relawan BATAS (Barisan Andalan Kesetiakawanan Pengentasan Kemiskinan) di Pendopo Bupati Kuningan.

Bukan sekadar kelompok seremonial, pasukannya berisi para teknolog akar rumput. Mereka siap meluncur ke desa-desa untuk mengawal program unggulan Presiden Prabowo Subianto agar langsung menyentuh masyarakat yang membutuhkan.

Lahirnya pergerakan ini terinspirasi dari respons cepat Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin), Budiman Sudjatmiko, dalam mengejawantahkan visi presiden. Budiman yang mengukuhkan langsung relawan ini, mengibaratkan BATAS sebagai “Cakra”—senjata tajam berputar yang siap membedah dan memberi solusi konkret atas masalah kemiskinan langsung di tengah masyarakat.

Gerakan ini memiliki landasan hukum yang kokoh. Mulai dari Perpres Nomor 163 Tahun 2024 hingga Instruksi Presiden (INPRES) Nomor 8 Tahun 2025 yang terbit Maret lalu. Regulasi terbaru ini menegaskan mandat untuk melakukan optimalisasi penghapusan kemiskinan ekstrem di seluruh pelosok negeri.

Kehadiran para teknolog ini menjadi angin segar bagi daerah. Bupati Kuningan periode 2025-2030, H. Dian Rachmat Yanuar, menyambut hangat deklarasi ini. Baginya, relawan BATAS akan memperkuat simpul linieritas atau keselarasan kerja antara pemerintah pusat dan daerah, sehingga data dan eksekusi di lapangan tidak lagi tumpang tindih.

Mengusung tagline Bhumi-Dhata-Dhaya-Cakti, organisasi ini bergerak dengan bahan bakar kesetiakawanan, volunteerisme, dan gotong royong. Mereka menargetkan digitalisasi dan penerapan teknologi tepat guna di desa agar akselerasi pengentasan kemiskinan desa berjalan efektif, transparan, dan tepat sasaran.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 122 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Menakar Masa Depan Ekonomi Desa di Balik Sensus 2026

11 Juni 2026 - 14:46 WIB

Dana Desa Tahap I di Atambua Tembus 94 Persen

10 Juni 2026 - 15:33 WIB

Menteri LH Ditantang Tuntaskan Proyek PSEL Padang Raya

27 Mei 2026 - 08:15 WIB

Menbud Fadli Zon Dorong Pembangunan Museum Desa Masif

20 Mei 2026 - 17:38 WIB

Program TEKAD Sulap Potensi 1.110 Desa Demi Makan Gratis

19 Mei 2026 - 10:19 WIB

Target 59 Negara: Saatnya Produk Desa Sulsel Mendunia

15 Mei 2026 - 07:17 WIB

Trending di PEMERINTAHAN