Menu

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

KABAR PUSAT · 12 Apr 2023 14:09 WIB ·

Program Tekad: Senjata Gus Halim Lawan Kesenjangan di Timur


					Program Tekad: Senjata Gus Halim Lawan Kesenjangan di Timur Perbesar

Denpasar, Bali [DESA MERDEKA] Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Abdul Halim Iskandar, memproyeksikan Program Transformasi Ekonomi Kampung Terpadu (Tekad) sebagai kunci utama percepatan SDGs Desa di wilayah timur Indonesia. Melalui kolaborasi strategis dengan International Fund for Agriculture Development (IFAD), program ini ditargetkan menyentuh langsung kehidupan 1,8 juta orang di pelosok negeri.

Gus Halim menegaskan bahwa keberhasilan Tekad akan diukur dari peningkatan status desa yang signifikan. Untuk itu, kolaborasi antara kader kampung dan pendamping desa di lapangan menjadi harga mati guna memastikan ekonomi perdesaan bergerak lebih inklusif dan mandiri.

Membidik 1.720 Desa di Enam Provinsi
Program Tekad bukan sekadar wacana. Targetnya sangat ambisius: meningkatkan penghasilan sekitar 412.300 rumah tangga yang tersebar di 25 kabupaten pada enam provinsi prioritas. Lokasi sasaran mencakup 500 desa inti dan 1.220 desa klaster yang menjadi titik fokus transformasi ekonomi.

“Sinergi ini krusial agar Program Tekad berhasil secara optimal,” ujar Gus Halim saat membuka Workshop Nasional di Bali. Fokusnya jelas, yakni memperkuat ekonomi lokal agar masyarakat di Indonesia Timur dapat merasakan keadilan pembangunan secara terukur.

Mandat IFAD: Tata Kelola dan Perencanaan Inklusif
Country Director IFAD, Hani Elsadani, menyatakan komitmen penuh untuk mendukung prioritas Pemerintah Indonesia. Program Tekad didesain dengan dua fokus utama: memperbaiki tata kelola lokal desa dan mendorong proses perencanaan pembangunan yang melibatkan seluruh lapisan masyarakat (inklusif).

Komponen Program Target & Fokus
Manfaat Langsung 1.855.350 orang penerima manfaat
Wilayah Sasaran 500 desa inti & 1.220 desa klaster
Fokus Utama Tata kelola desa & perencanaan inklusif
Tujuan Akhir Transformasi ekonomi desa yang lestari

IFAD optimis bahwa dengan mengoptimalkan potensi lokal, desa-desa di wilayah timur dapat menghapus kesenjangan ekonomi secara mandiri. Program ini menjadi bukti bahwa akselerasi SDGs Desa adalah kerja kolaboratif demi kesejahteraan di tingkat akar rumput.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 27 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Membalik Arus: Strategi Prabowo Jadikan Desa Benteng Ekonomi Ekonomi Nasional

14 Agustus 2026 - 21:32 WIB

Di Balik Seremoni Jembatan Merah Putih Polri: Realitas atau Pencitraan?

14 Agustus 2026 - 17:05 WIB

Warung Pangan ID Food Diperluas, Pasar Tradisional Didorong Putus Rantai Pasok

11 Agustus 2026 - 05:32 WIB

Saat Artificial Intelligence Menembus Batas Desa Mencari Korban TPPO

31 Juli 2026 - 09:35 WIB

Menakar Masa Depan Ekonomi Desa di Balik Sensus 2026

11 Juni 2026 - 14:46 WIB

Dana Desa Tahap I di Atambua Tembus 94 Persen

10 Juni 2026 - 15:33 WIB

Trending di KABAR PUSAT