Menu

Mode Gelap
Rembuk Stunting Desa Batang Bahas Konvergensi dan Perencanaan Pencegahan Stunting Tahun 2027 Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa

KESEHATAN · 6 Jan 2025 16:46 WIB ·

Program Makan Bergizi Gratis di Boyolali: Kolaborasi Sukses Pemerintah dan Swasta


					Program Makan Bergizi Gratis di Boyolali: Kolaborasi Sukses Pemerintah dan Swasta Perbesar

Boyolali [DESA MERDEKA] – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dicanangkan pemerintah semakin menunjukkan hasil positif. Salah satu contohnya adalah kolaborasi antara Badan Gizi Nasional (BGN) dengan perusahaan kuliner Wong Solo di SPPG Gagaksipat, Boyolali. Setiap harinya, 12.000 porsi makanan bergizi disiapkan dan didistribusikan secara gratis kepada siswa mulai dari tingkat TK hingga SMA.

“Kami sangat antusias dengan program ini,” ujar Puspo Wardoyo, pemilik Wong Solo Group. “Kami berharap program ini dapat meningkatkan gizi anak-anak Indonesia, terutama di daerah-daerah yang membutuhkan.”

Menu Bervariasi dan Bergizi

Menu makanan yang disajikan di SPPG Gagaksipat sangat bervariasi dan bergizi. Setiap hari, tim ahli gizi menyusun menu yang berbeda-beda, namun tetap memenuhi kebutuhan gizi anak-anak. Selain nasi, menu yang disajikan juga mencakup lauk pauk, sayur-sayuran, buah-buahan, dan susu.

“Kami sangat memperhatikan kualitas makanan yang kami sajikan,” kata Nofitasari, Media Officer Yayasan Bangun Gizi Nusantara. “Semua bahan baku yang kami gunakan adalah bahan-bahan segar dan berkualitas.”

Proses Produksi yang Higienis

Proses produksi makanan di SPPG Gagaksipat dilakukan dengan sangat higienis. Semua pekerja yang terlibat dalam proses produksi wajib mengenakan alat pelindung diri (APD) seperti masker, sarung tangan, dan penutup kepala. Selain itu, semua peralatan memasak dan wadah makanan juga dibersihkan secara teratur.

“Kesehatan dan kebersihan adalah prioritas utama kami,” ujar Puspo Wardoyo. “Kami ingin memastikan bahwa makanan yang kami sajikan aman dan sehat untuk dikonsumsi.”

Dampak Positif Program MBG

Program MBG ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi kesehatan dan pendidikan anak-anak Indonesia. Dengan mendapatkan asupan gizi yang cukup, anak-anak akan lebih sehat, lebih berenergi, dan lebih siap belajar. Selain itu, program ini juga dapat mengurangi angka stunting dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 131 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Dokter Spesialis Turun ke Desa, RS Tidak Lagi Menara Gading

18 Mei 2026 - 21:12 WIB

Birokrasi Rumit Lumpuhkan Harapan Petani Miskin Desa Jontor

17 Mei 2026 - 21:52 WIB

Nagari Sehat: Target Eliminasi TBC Sumbar Hingga Tingkat Desa

13 Mei 2026 - 09:23 WIB

Skrining TBC di Balai Desa: Jemput Bola Demi Paru Sehat

8 Mei 2026 - 05:09 WIB

Bidadari Surga: Benteng Desa Hadapi Kanker Paling Mematikan

17 April 2026 - 14:29 WIB

Proyek TRUST: Harapan Baru Rujukan Medis Warga Desa

14 April 2026 - 16:37 WIB

Trending di KESEHATAN