Menu

Mode Gelap
Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa Sultan HB X: Desa Adalah Fondasi Budaya dan Ekonomi Bukan Seremoni, Desa Kambuno Rayakan Hari Desa dengan Aksi

KESEHATAN · 6 Jan 2025 16:46 WIB ·

Program Makan Bergizi Gratis di Boyolali: Kolaborasi Sukses Pemerintah dan Swasta


					Program Makan Bergizi Gratis di Boyolali: Kolaborasi Sukses Pemerintah dan Swasta Perbesar

Boyolali [DESA MERDEKA] – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dicanangkan pemerintah semakin menunjukkan hasil positif. Salah satu contohnya adalah kolaborasi antara Badan Gizi Nasional (BGN) dengan perusahaan kuliner Wong Solo di SPPG Gagaksipat, Boyolali. Setiap harinya, 12.000 porsi makanan bergizi disiapkan dan didistribusikan secara gratis kepada siswa mulai dari tingkat TK hingga SMA.

“Kami sangat antusias dengan program ini,” ujar Puspo Wardoyo, pemilik Wong Solo Group. “Kami berharap program ini dapat meningkatkan gizi anak-anak Indonesia, terutama di daerah-daerah yang membutuhkan.”

Menu Bervariasi dan Bergizi

Menu makanan yang disajikan di SPPG Gagaksipat sangat bervariasi dan bergizi. Setiap hari, tim ahli gizi menyusun menu yang berbeda-beda, namun tetap memenuhi kebutuhan gizi anak-anak. Selain nasi, menu yang disajikan juga mencakup lauk pauk, sayur-sayuran, buah-buahan, dan susu.

“Kami sangat memperhatikan kualitas makanan yang kami sajikan,” kata Nofitasari, Media Officer Yayasan Bangun Gizi Nusantara. “Semua bahan baku yang kami gunakan adalah bahan-bahan segar dan berkualitas.”

Proses Produksi yang Higienis

Proses produksi makanan di SPPG Gagaksipat dilakukan dengan sangat higienis. Semua pekerja yang terlibat dalam proses produksi wajib mengenakan alat pelindung diri (APD) seperti masker, sarung tangan, dan penutup kepala. Selain itu, semua peralatan memasak dan wadah makanan juga dibersihkan secara teratur.

“Kesehatan dan kebersihan adalah prioritas utama kami,” ujar Puspo Wardoyo. “Kami ingin memastikan bahwa makanan yang kami sajikan aman dan sehat untuk dikonsumsi.”

Dampak Positif Program MBG

Program MBG ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi kesehatan dan pendidikan anak-anak Indonesia. Dengan mendapatkan asupan gizi yang cukup, anak-anak akan lebih sehat, lebih berenergi, dan lebih siap belajar. Selain itu, program ini juga dapat mengurangi angka stunting dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 112 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Kader PKK Sigong: Ujung Tombak Intelijen Gizi Lawan Stunting

22 Januari 2026 - 00:18 WIB

Bukan Sekadar Seremonial, PDI-P Konsisten Obati Warga Padang Pariaman

5 Januari 2026 - 15:28 WIB

Dokter Spesialis Keliling Demak Sudah Jangkau 32 Desa

18 Desember 2025 - 18:08 WIB

Wamenkes: Fasilitas Kesehatan Pascabencana di Sumatera Beroperasi Kembali

18 Desember 2025 - 05:18 WIB

Dinas P2KB Malaka Ajak Desa Kolaborasi Tekan Angka Stunting

17 Desember 2025 - 12:26 WIB

PDI Perjuangan Kirim Dokter dan 1 Ton Obat ke Padang

6 Desember 2025 - 18:11 WIB

Trending di KESEHATAN