Menu

Mode Gelap
APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa

RAGAM · 21 Nov 2024 17:57 WIB ·

Polisi dan Warga Bekasi Bersatu, Basmi Tikus Massal di Sawah!


					Oplus_0 Perbesar

Oplus_0

Bekasi [DESA MERDEKA] – Guna tingkatkan hasil panen dan makmurkan petani, Kepolisian Sektor (Polsek) Pebayuran bersama warga Desa Bantarjaya, Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi, menggelar aksi pembasmian hama tikus secara massal. Kegiatan yang berlangsung pada Kamis (21/11/2024) ini melibatkan sinergi apik antara aparat kepolisian, perangkat desa, petugas pertanian, kelompok tani, serta masyarakat setempat.

Kapolsek Pebayuran, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Hotma Sitompul menyatakan, kegiatan ini wujud nyata kolaborasi Polri dan masyarakat demi menjaga ketahanan pangan wilayah. “Kami sungguh-sungguh mendukung petani dalam upaya mereka meningkatkan hasil panen. Dengan pengendalian hama tikus yang efektif, kami berharap produktivitas pertanian di Desa Bantarjaya akan meningkat pesat,” kata AKP Hotma Sitompul.

Lebih lanjut, dalam upaya cerdas atasi serangan hama tikus, mereka menerapkan metode goloran. Metode ini terbukti efektif menjangkau area luas dan melibatkan partisipasi aktif seluruh warga. Bersama-sama, petani dan warga melakukan pengumpanan di sekitar sawah untuk membasmi hama pengganggu tersebut.

Ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Bantarjaya, H. Nanang menjelaskan, “Metode goloran ini sangat efektif karena melibatkan seluruh masyarakat. Selain itu, biaya yang dikeluarkan jauh lebih hemat jika dibandingkan metode pengendalian hama lainnya.”

Kemudian, keberhasilan aksi pembasmian hama tikus ini diharapkan membawa dampak positif signifikan bagi petani Desa Bantarjaya. Pertama, hasil panen diperkirakan meningkat drastis karena serangan hama tikus berkurang. Kedua, peningkatan hasil panen secara otomatis akan meningkatkan pendapatan para petani. Ketiga, dengan meningkatnya pendapatan petani, kesejahteraan masyarakat desa secara keseluruhan pun akan turut meningkat.

Ke depan, kegiatan pengendalian hama tikus ini diharapkan menjadi program berkelanjutan. Polsek Pebayuran berkomitmen terus mendukung kegiatan serupa di desa-desa lain. Selain itu, pemerintah desa dan kelompok tani diharapkan terus berupaya melakukan pencegahan dan pengendalian hama tikus secara mandiri.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 58 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

PELEPASAN SISWA KELAS 6 DAN KENAIKAN KELAS SDN BANTARJAYA 05 BERLANGSUNG PENUH HARU DAN KEBERSAMAAN

24 Juni 2026 - 13:14 WIB

AI dan Bansos: Akhir Era ‘Main Mata’ Perangkat Desa?

24 Juni 2026 - 08:49 WIB

Momen Haru Angkatan XV PAUD Satria Mandiri: Sinergi Desa Balitata Cetak Generasi Emas

23 Juni 2026 - 21:12 WIB

Klinik APBDesa Singosari,Sekolah Tata Kelola yang Menginspirasi Desa

23 Juni 2026 - 12:52 WIB

Pasca-Audit Investigasi, Warga Kembali Segel Kantor Desa Loleo

23 Juni 2026 - 06:10 WIB

10 Tahun Pembiaran Limbah TPA Blondo, Sawah Warga Mati!

20 Juni 2026 - 22:00 WIB

Trending di RAGAM