Menu

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

RAGAM · 13 Feb 2026 22:17 WIB ·

Pesantren Pertama di Pulau Bonerate, Selayar Segera Dibangun


					Pesantren Pertama di Pulau Bonerate, Selayar Segera Dibangun Perbesar

Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan (DESAMERDEKA) — Pondok Pesantren Hasyimiah segera dibangun sebagai pesantren pertama di Pulau Bonerate, Kecamatan Pasimarannu, Kabupaten Kepulauan Selayar. Peletakan batu pertama dijadwalkan berlangsung pada Ahad, 15 Februari 2026, di Benteng Barat, Desa Batu Bingkung.

Rencana pembangunan ini menjadi langkah strategis dalam memperluas akses pendidikan keagamaan bagi masyarakat kepulauan, khususnya generasi muda Pulau Bonerate yang selama ini harus melanjutkan pendidikan pesantren ke luar daerah.

Sekretaris Panitia Pembangunan, Ilmansyah, S.Pd.Gr, menjelaskan bahwa Pondok Pesantren Hasyimiah diproyeksikan menjadi pusat pembinaan generasi yang berilmu, berakhlak, serta memiliki kepedulian sosial yang kuat.

“Peletakan batu pertama yang dijadwalkan pada 15 Februari 2026 diharapkan menjadi momentum awal dimulainya pembangunan pesantren. Kami memohon dukungan seluruh elemen masyarakat agar lembaga pendidikan ini dapat terwujud dan berkembang secara berkelanjutan,” ujarnya.

Ia menambahkan, pembangunan akan dilaksanakan secara bertahap sesuai dengan kemampuan dan dukungan dari berbagai pihak. Tahap awal direncanakan difokuskan pada pembangunan fasilitas dasar pembelajaran dan asrama santri sebagai fondasi operasional pesantren.

Pembangunan pesantren di wilayah kepulauan seperti Pulau Bonerate dinilai memiliki arti penting mengingat tantangan geografis yang selama ini membatasi akses pendidikan berbasis pesantren. Kondisi wilayah yang terpisah oleh laut membuat sebagian masyarakat harus mempertimbangkan jarak dan biaya ketika ingin melanjutkan pendidikan anak ke luar pulau. Kehadiran Pondok Pesantren Hasyimiah diharapkan dapat menjawab kebutuhan tersebut serta memperkuat kemandirian pendidikan masyarakat setempat.

Panitia membuka partisipasi masyarakat dalam bentuk sumbangan dana, bantuan material bangunan, maupun dukungan moral dan doa. Keterlibatan berbagai unsur masyarakat dinilai penting sebagai wujud gotong royong dalam membangun kualitas sumber daya manusia di wilayah kepulauan.

Keberadaan Pondok Pesantren Hasyimiah diharapkan menjadi tonggak baru penguatan pendidikan Islam di Pulau Bonerate sekaligus mendorong lahirnya generasi muda yang berilmu, berakhlak, dan mampu berkontribusi positif bagi pembangunan daerah.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 182 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

LPM dan Ikhtiar Menumbuhkan Partisipasi dari Akar Rumput

18 Juli 2026 - 22:42 WIB

Jelang Musim Tanam, Warga Kedungwaringin Gelar Hajat Bumi

16 Juli 2026 - 15:18 WIB

Jejak Sunyi di Lembah Pusako Episode 36: Kolaborasi Seni dan Teknologi

8 Juli 2026 - 13:54 WIB

Jejak Sunyi di Lembah Pusako

4 Juli 2026 - 13:34 WIB

Ruas Jalan Desa Rusak Parah, Warga Loleo Berharap Perhatian Bupati Halmahera Selatan

3 Juli 2026 - 10:37 WIB

Bertaruh Nyawa di Tengah Laut: Potret Darurat Kesehatan Warga Desa Loleo dan Polindes yang Sekarat

30 Juni 2026 - 12:30 WIB

Trending di RAGAM