Menu

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

RAGAM · 18 Agu 2025 09:30 WIB ·

Perayaan HUT RI di Padang Pecah, Tabolabale Jadi Magnet


					Perayaan HUT RI di Padang Pecah, Tabolabale Jadi Magnet Perbesar

Padang, Sumatera Barat [DESA MERDEKA] Peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia di Padang, Sumatera Barat, dirayakan dengan cara yang unik dan penuh makna. Setelah upacara bendera yang khidmat, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan jajaran Pemerintah Provinsi Sumbar melanjutkan acara dengan nonton bareng siaran langsung upacara di Istana Negara, Jakarta.

Dari Khidmat Menjadi Semarak

Suasana formal dan penuh penghormatan seketika berubah saat lagu “Tabolabale” mengalun. Lagu yang memadukan dialek timur dan Minangkabau dalam irama yang riang ini berhasil mencairkan suasana. Tanpa ragu, para tamu undangan, termasuk Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah dan Wakil Gubernur Vasko Ruseimy, larut dalam irama, berjoget bersama. Aksi spontan ini tidak hanya memecah keheningan, tetapi juga menjadi simbol kebersamaan yang tulus.

Gubernur Mahyeldi menyebut momen ini sebagai ekspresi kegembiraan dalam merayakan kemerdekaan. “Peringatan 80 tahun Indonesia merdeka adalah momentum syukur dan kebersamaan, yang juga bisa kita rayakan dengan budaya lokal yang menghibur dan penuh makna,” ungkapnya di Auditorium Gubernuran.

Lagu “Tabolabale” sebagai Simbol Persatuan

Lagu “Tabolabale” bukan sekadar musik pengiring, melainkan sebuah representasi budaya yang relevan dengan zaman. Perpaduan dialek dan gaya bertutur yang lincah mencerminkan keberagaman yang menyatu dalam satu harmoni, sebuah pesan yang kuat untuk generasi muda. Alunan musik yang ringan dan ekspresif membuatnya mudah diterima dan dinikmati oleh semua kalangan, memecah sekat-sekat formalitas.

Kebersamaan yang ditunjukkan oleh jajaran Forkopimda dan para tamu undangan, dari upacara hingga berjoget bersama, menegaskan kembali pentingnya persatuan. Momen ini diharapkan dapat memupuk semangat gotong royong dan kebersamaan untuk mencapai cita-cita Indonesia Emas 2045. Peringatan kemerdekaan di Sumatera Barat kali ini tidak hanya menjadi seremonial belaka, melainkan sebuah perayaan yang merangkul keberagaman dan memperkuat ikatan persaudaraan.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 40 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Menjual Asa di Atas Kertas Birokrasi Desa

30 Juli 2026 - 15:42 WIB

Jejak Sunyi di Lembah Pusako

28 Juli 2026 - 09:06 WIB

Peran Bundo Kanduang Kawal Ketertiban Umum Berbasis Adat

28 Juli 2026 - 08:24 WIB

LPM dan Ikhtiar Menumbuhkan Partisipasi dari Akar Rumput

18 Juli 2026 - 22:42 WIB

Jelang Musim Tanam, Warga Kedungwaringin Gelar Hajat Bumi

16 Juli 2026 - 15:18 WIB

Jejak Sunyi di Lembah Pusako Episode 36: Kolaborasi Seni dan Teknologi

8 Juli 2026 - 13:54 WIB

Trending di RAGAM