Menu ✖

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

RAGAM · 29 Sep 2023 16:45 WIB ·

Pendamping Profesional Pringsewu Rutin Koordinasi Tingkatkan Kapasitas dan Penggunaan Dana Desa


					Pendamping Profesional Pringsewu Rutin Koordinasi Tingkatkan Kapasitas dan Penggunaan Dana Desa Perbesar

Pringsewu [DESA MERDEKA] –  Dalam upaya meningkatkan efektivitas penggunaan Dana Desa dan kapasitas pendamping profesional, Pemerintah Kabupaten Pringsewu secara rutin menggelar rapat koordinasi. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan dana desa yang dialokasikan dapat dimanfaatkan secara optimal untuk pembangunan desa.

Koordinator Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat (TAPM), Khoirul Anwar, menjelaskan bahwa rapat koordinasi dilaksanakan secara rutin tiga kali dalam sebulan. “Kegiatan ini sangat penting untuk meningkatkan kapasitas para TAPM dan menerima laporan progres penggunaan Dana Desa dari masing-masing wilayah kecamatan,” ujarnya.

Rapat koordinasi yang berlangsung di Aula terbuka Pekon Podosari, Kecamatan Pringsewu, menjadi wadah bagi para TAPM untuk menyampaikan capaian kinerja dan kendala yang dihadapi dalam pendampingan desa. “Dengan adanya forum ini, kami dapat mencari solusi bersama untuk mengatasi berbagai permasalahan yang muncul di lapangan,” tambah Khoirul.

Selain itu, rapat koordinasi juga dimanfaatkan untuk memberikan penyegaran terkait regulasi terbaru mengenai penggunaan Dana Desa. Para peserta dibekali informasi terkini mengenai Permendes PDTT, Kepmendes PDTT, dan regulasi penunjang lainnya.

Ny. Rosyidah, selaku TAPM Pendamping Ekonomi Desa (PED), menekankan pentingnya pendampingan terhadap Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dalam proses pendaftaran badan hukum. “Kami berharap para TAPM dapat memfasilitasi dan memberikan pendampingan kepada BUMDes agar dapat memperoleh legalitas yang kuat,” ujarnya.

Sementara itu, Arif Hasan Rifa’i, TAPM lainnya, menjelaskan pentingnya pelaporan penggunaan Dana Desa secara online melalui aplikasi Monev DD. “Laporan online ini sangat penting karena dapat dipantau langsung oleh pemerintah pusat,” tegasnya.

Melalui rapat koordinasi rutin ini, diharapkan dapat meningkatkan kualitas pendampingan desa di Kabupaten Pringsewu, sehingga Dana Desa dapat digunakan secara efektif dan transparan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 119 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Pasir Pantai Merah Putih Obi Dikeruk Ilegal, APH dan Pemda Didesak Bertindak

3 Oktober 2026 - 10:31 WIB

Bertahan di Ruas Kaputusan: Nestapa dan Resiliensi Warga

29 September 2026 - 16:06 WIB

Siasat Ekspor Mikro: Berhenti Berteori, Saatnya Menyambung Titik Cuan Desa

20 September 2026 - 16:09 WIB

Transportasi Desa Indari Disorot, Pemerintah Diminta Beri Solusi

17 September 2026 - 21:04 WIB

Ketika Mesin Digugat: Palagan Manusia di Pilkades Bantarjaya

17 September 2026 - 13:44 WIB

Tegaskan Bebas Tendensi Politik, LSM KANe Malut Buka Suara Soal Monitoring BLT dan Legalitas Organisasi

8 September 2026 - 06:13 WIB

Trending di RAGAM