Menu

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

KESEHATAN · 4 Mar 2025 22:31 WIB ·

Pemuda Bekasi Siaga Banjir, Ajak Masyarakat Aktif Jaga Kesehatan


					Pemuda Bekasi Siaga Banjir, Ajak Masyarakat Aktif Jaga Kesehatan Perbesar

Bekasi [DESA MERDEKA] – Ketua Gerakan Pemuda Sehat (GPS) MPC Kabupaten Bekasi, Mulyadi Effendi, mengajak seluruh pemuda dan masyarakat untuk aktif berpartisipasi dalam membantu Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi menangani bencana banjir yang melanda. Ajakan ini disampaikan mengingat banjir telah merendam akses jalan dan permukiman warga di 12 kecamatan.

“Peran aktif pemuda dan masyarakat sangat dibutuhkan dalam situasi seperti ini. Mari kita bersama-sama membantu Pemkab Bekasi dalam menanggulangi banjir dan menjaga kesehatan warga,” ujar Mulyadi Effendi, yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Bidang Pers, Jurnalisme, dan Hubungan Masyarakat DPD KNPI Kabupaten Bekasi, pada Selasa (4/3/2025).

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi, hingga Selasa (4/3/2025) pukul 13.00 WIB, banjir telah menggenangi 36 titik di 24 desa dan kelurahan yang tersebar di 12 kecamatan. Ketinggian air bervariasi, mulai dari 40 cm hingga 150 cm, seperti yang terjadi di Kampung Nanggewer, Desa Labansari, Kecamatan Cikarang Timur.

“Banjir di Desa Labansari dan sebagian Desa Cipayung, Kecamatan Cikarang Timur, disebabkan oleh luapan Sungai Cibeet yang meluap akibat kiriman air dari Cianjur dan Bogor, di mana intensitas hujan masih tinggi,” jelas Mulyadi, yang akrab disapa Mul Coker.

Adapun 12 kecamatan yang terdampak banjir meliputi Babelan, Tambun Utara, Tambun Selatan, Cibitung, Setu, Cibarusah, Serang Baru, Bojongmangu, Cikarang Selatan, Cikarang Pusat, Cikarang Timur, dan Cikarang Utara.

Mulyadi menekankan pentingnya peran pemuda dalam membantu proses evakuasi dan distribusi logistik kepada korban banjir. Ia juga mengimbau masyarakat untuk segera berkoordinasi dengan puskesmas terdekat jika mengalami gangguan kesehatan akibat banjir.

“Kesehatan warga adalah prioritas utama. Jangan ragu untuk segera mencari bantuan medis jika diperlukan,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 99 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Taruhan Nyawa di Antara Gempa Subuh dan Sirine Tsunami

15 Agustus 2026 - 19:26 WIB

Cara Desa Wonorejo Malang Turunkan Stunting Lewat Konservasi Hutan

3 Agustus 2026 - 07:48 WIB

Dari Hutan ke Meja Makan: Cara Wonorejo Mengalahkan Stunting

Menghitung Detak Jantung Generasi: Cara Singosari Melawan Stunting

21 Juli 2026 - 21:03 WIB

Rakor Kader Pembangunan Manusia Kecamatan Singosari membahas percepatan penurunan stunting melalui e-HDW di Hall Room Desa Ardimulyo

Layanan Jiwa PDSKJI Sumbar Sasar Pelosok Nagari

20 Juli 2026 - 20:19 WIB

Digitalisasi Hati dari Desa: Gerakan Akar Rumput Sigap Melati

1 Juli 2026 - 19:58 WIB

Penanganan Stunting Desa Langlang melalui Rembuk Stunting

Korupsi SKTM RSUD Tulungagung Cederai Hak Sehat Warga Desa

26 Juni 2026 - 18:05 WIB

Trending di KESEHATAN