Menu

Mode Gelap
APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa

LINGKUNGAN · 30 Mei 2025 07:57 WIB ·

Pemalang Mandiri Sampah: Desa Penggarit Jadi Percontohan Nasional


					Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, langsung meninjau Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) di Desa Penggarit, Kecamatan Taman, Kabupaten Pemalang pada Rabu, 28 Mei 2025. Perbesar

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, langsung meninjau Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) di Desa Penggarit, Kecamatan Taman, Kabupaten Pemalang pada Rabu, 28 Mei 2025.

Pemalang [DESA MERDEKA] Desa Penggarit, Kecamatan Taman, Kabupaten Pemalang, menjadi sorotan nasional berkat inovasi pengelolaan sampah terpadu yang mandiri. Keberhasilan ini bahkan menarik perhatian Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, yang langsung meninjau Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) di desa tersebut pada Rabu, 28 Mei 2025. Didampingi Bupati Anom Widiyantoro, Gubernur Luthfi juga menikmati Mangga Istana yang disuguhkan Kepala Desa Penggarit, Imam Wibowo, di Embung Pudhak Wangi, menunjukkan sinergi antara potensi lokal dan inisiatif lingkungan.

Gubernur Luthfi secara tegas menyatakan pentingnya pengelolaan sampah berbasis desa sebagai solusi jangka panjang dalam penanganan sampah di Jawa Tengah. “Desa Penggarit ini sudah mengelola sampahnya secara mandiri. Ini bisa jadi role model untuk desa-desa lain di Jawa Tengah,” ujarnya. Ia optimistis, jika 8.563 desa di Jawa Tengah mampu memiliki TPST seperti di Penggarit, persoalan sampah di tingkat desa dapat tertangani secara komprehensif.

Gubernur Ahmad Luthfi didampingi Bupati Anom Widiyantoro dan Kepala Desa Penggarit Imam Wibowo menikmati Mangga Istana di Embung Pudhak Wangi, Pemalang, Rabu (28/5/2025).

TPST Penggarit, yang dibangun dengan anggaran sekitar Rp400 juta dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes), menunjukkan efektivitasnya dengan kapasitas pengolahan hingga tiga unit dump truck sampah per hari. Berbagai hasil pengolahan yang bernilai ekonomi tinggi juga dihasilkan, seperti pupuk organik dan biokarbon dari limbah ternak. “Kita akan kaji ini secara komprehensif. Saya apresiasi inisiatif desa dan bupati. Minimal, kesadaran masyarakat desa terhadap sampah sudah tumbuh,” tambah Luthfi, menekankan pentingnya peran serta masyarakat dalam upaya menjaga lingkungan.

Selain peninjauan TPST, Gubernur Luthfi juga melihat langsung aktivitas Koperasi Desa Putih, menjelajahi potensi wisata desa, serta mengamati perkebunan mangga dan peternakan kambing di sekitar Embung Pudhak Wangi. Kehadiran beliau menjadi dorongan besar bagi pengembangan ekowisata dan ekonomi kreatif di Penggarit.

Kepala Desa Penggarit, Imam Wibowo, menyampaikan harapannya agar langkah desanya dapat menjadi inspirasi bagi desa-desa lain di Indonesia. “Sampah di sini sebagian besar sudah tidak punya nilai ekonomi, tapi tetap kita olah agar bermanfaat,” jelasnya, menegaskan komitmen desa dalam mengubah limbah menjadi berkah. Inisiatif pengelolaan sampah mandiri ini tidak hanya menjaga kebersihan lingkungan, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi warga setempat, menjadikan Desa Penggarit sebagai percontohan nyata dalam upaya mewujudkan kemandirian lingkungan.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 142 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Ancaman Agraria dan Bencana Ekologis Desa di Banjarnegara

26 Mei 2026 - 13:07 WIB

Bantuan Mobil Sampah Pangkas Transit Limbah Tarempa Barat

22 Mei 2026 - 16:34 WIB

Menguji ‘Nawaitu’ Warga Gununggempol Jadi Kiblat Sampah Nasional

18 Mei 2026 - 15:43 WIB

Benteng Akar Bambu: Cara Warga Naiola Menjinakkan Erosi Sungai

18 Mei 2026 - 14:59 WIB

Menagih Janji Bupati Saat Desa Sukses Mandiri Sampah

8 Mei 2026 - 04:40 WIB

Jumat Bersih Bantarjaya: Melawan Ego Pembuang Sampah “Sambil Lewat”

17 April 2026 - 10:29 WIB

Trending di LINGKUNGAN