Padang Pariaman [DESA MERDEKA] – Di tengah dinamika politik Kabupaten Padang Pariaman, DPC PDI Perjuangan mengambil inisiatif berbeda. Mereka menegaskan posisinya sebagai mitra sejajar Bupati, bukan sekadar bawahan pemerintah daerah yang rutin melaporkan kegiatan. Partai berlambang banteng ini siap berkolaborasi aktif membangun Padang Pariaman menjadi lebih baik.
Penegasan ini terwujud melalui audiensi konstruktif dengan Bupati John Kenedy Azis di Pendopo Bupati Karan Aur Pariaman, Jumat malam (2/5/2025). PDI Perjuangan menunjukkan komitmennya sebagai wadah pencetak kader legislatif yang siap bersinergi dengan eksekutif. Target ambisius “Satu Kursi Satu Daerah Pemilihan” pada Pemilu 2029 menjadi bukti soliditas dan semangat juang seluruh kader partai.

Lebih dari sekadar silaturahmi, pertemuan tersebut menjadi ajang penyampaian ide-ide inovatif hasil tiga kali Rapat Pleno DPC. PDI Perjuangan mengajukan “blueprint” kemitraan strategis untuk kemajuan Padang Pariaman. Pertama, mereka menggagas Revolusi Pertanian “Sawah Pokok Murah” sebagai solusi di tengah keterbatasan. Terinspirasi program ketahanan pangan nasional, konsep ini menawarkan budidaya padi tanpa bajak, pupuk kimia, dan pestisida, yang diharapkan meningkatkan produktivitas sekaligus menekan biaya petani. Ide visioner ini berasal dari gagasan Ir. Djoni dari Dangau Inspirasi.
Kedua, PDI Perjuangan mendorong hilirisasi sabut kelapa. Kader partai, Suryadi, membuktikan potensi ekonomi limbah ini melalui ekspor ke Tiongkok. Ide mengembangkan sabut kelapa menjadi produk bernilai tambah seperti jok mobil mendapat sambutan positif Bupati John Kenedy Azis. Beliau bahkan mendorong kader PDIP menjadi pelopor industri kreatif ini, sehingga membuka lapangan kerja baru.
Ketiga, audiensi juga membahas konsolidasi internal dan penguatan struktur partai. Informasi mengenai persiapan Kongres dan penyerahan SK Perpanjangan PAC se-Kabupaten Padang Pariaman hingga 2025 disampaikan. Langkah ini menunjukkan kesiapan dan soliditas PDI Perjuangan menghadapi tantangan politik mendatang. Kehadiran perwakilan DPC, Fraksi, dan PAC membuktikan sinergi dan keseriusan partai dalam membangun kemitraan produktif dengan pemerintah daerah.
“Ke depan di Padang Pariaman, kader-kader PDI Perjuangan harus menjadi pelopor, bukan pengekor,” tegas Plt. Ketua DPC PDI Perjuangan, Erdi Janur, SH. Seruan ini mengajak kader untuk bergerak aktif, berkontribusi nyata, dan menjadi agen perubahan di masyarakat. PDI Perjuangan Padang Pariaman hadir sebagai mitra strategis Bupati, siap berkolaborasi membangun daerah. Langkah berani ini patut diapresiasi dan dinantikan realisasinya.

Penggiat Desa. Lakukan yang Perlu saja (Prioritas).
Kita Gak perlu memenangkan semua Pertempuran.
Tinggal di Padang Pariaman, Sumatera Barat.


















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.