Bekasi, Jawa Barat [DESA MERDEKA] – Harapan warga Kecamatan Pebayuran untuk melihat SDN Bantarjaya 03 memiliki pagar pengaman yang kokoh terancam pupus. Proyek pemagaran sekolah tersebut kini memicu polemik setelah ditemukan indikasi ketidaksesuaian spesifikasi teknis yang melenceng jauh dari Rencana Anggaran Biaya (RAB).
Bukan sekadar masalah estetika, kualitas bangunan yang diduga rendah ini memicu kekhawatiran akan keselamatan para siswa. Pantauan di lokasi menunjukkan pondasi pagar yang tampak ringkih dan tidak stabil. Ironisnya, alih-alih memberikan perlindungan, konstruksi yang rapuh ini justru berpotensi menjadi ancaman fisik jika roboh sewaktu-waktu.
Aset Sekolah Terancam Sengketa
Selain masalah kualitas fisik, proyek ini juga menyisakan masalah administrasi yang serius. Pihak pelaksana diduga menyerobot batas lahan resmi milik sekolah dalam proses pembangunannya. Kondisi ini dinilai sangat berisiko memicu sengketa lahan dengan warga sekitar di masa depan.
Ayi Juardi, anggota Komite SDN Bantarjaya 03, menyatakan kekecewaannya atas pengerjaan yang terkesan terburu-buru. “Patokan batas lahan sekolah sebenarnya sudah jelas. Jika mereka tidak mengikuti aturan main, proyek ini bukan jadi solusi, malah jadi sumber masalah baru bagi keamanan sekolah,” tegasnya.
Uang Rakyat di Ujung Tanduk
Ketidakharmonisan komunikasi antara pihak pelaksana dan sekolah memperkeruh suasana. Hingga saat ini, belum ada klarifikasi resmi dari kontraktor terkait keluhan kualitas maupun titik batas lahan. Hal ini menimbulkan tanda tanya besar mengenai efektivitas penggunaan anggaran negara yang seharusnya dialokasikan untuk kepentingan pendidikan.
Tanpa adanya evaluasi dan perbaikan segera, proyek pemagaran ini terancam menjadi monumen kegagalan infrastruktur di Kabupaten Bekasi. Komite sekolah dan warga kini mendesak pihak berwenang untuk mengaudit kembali proyek tersebut sebelum serah terima dilakukan, demi memastikan uang rakyat tidak terbuang sia-sia dan keamanan siswa tetap terjaga.
misru Ariyanto jurnalis desamerdeka, saat ini menjabat sekretaris parade Nusantara DPD kabupaten Bekasi


















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.