Menu

Mode Gelap
APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa

DESA · 28 Jul 2025 05:18 WIB ·

Muntei: Desa Wisata dan Inovasi, Jaga Budaya Mentawai


					Muntei: Desa Wisata dan Inovasi, Jaga Budaya Mentawai Perbesar

Siberut Selatan, Mentawai (DESA MERDEKA) – Tersembunyi di balik hijaunya belantara Siberut Selatan, Desa Muntei bukan sekadar perkampungan biasa. Desa wisata ini menjelma menjadi magnet bagi wisatawan, sekaligus penjaga setia kearifan lokal Mentawai yang tak lekang oleh waktu. Dengan deretan fasilitas wisata bernuansa alam yang memukau, Muntei menyajikan pengalaman budaya autentik, lengkap dengan koleksi atribut budaya unik seperti gajeumak (gendang tari), lulak (alat makan tradisional), dan tuddukat yang masih lestari dan digunakan dalam setiap upacara adat. Sebagai gerbang utama pariwisata Siberut Selatan, Desa Muntei memegang peranan krusial dalam menarik minat pengunjung untuk menjelajahi kekayaan alam dan budaya di sekitarnya.

Sanggar Budaya: Jantung Pelestarian Adat

Di jantung Desa Muntei, dua sanggar budaya berperan vital dalam memastikan warisan leluhur Mentawai tetap hidup di tengah generasi muda. Sanggar Bubuakat dan Sanggar Uma Jaraik Sikerei menjadi wadah utama bagi anak-anak desa untuk mengenal dan mempelajari nilai-nilai budaya Mentawai sejak dini. Mereka diajarkan tarian, musik, dan ritual adat, memastikan tradisi tidak putus di tengah jalan.

Uniknya, Sanggar Uma Jaraik Sikerei pernah menjadi saksi bisu peristiwa penting: penyelenggaraan Bursa Inovasi Desa (BID) Klaster Siberut tahun 2019. Pemilihan lokasi outdoor ini merupakan langkah anti-mainstream yang menantang, membutuhkan persiapan ekstra matang dari seluruh tim.

Tantangan dan Semangat Kolaborasi di Bursa Inovasi Desa 2019

Doni Kasnaidi, Tenaga Ahli Pendamping Masyarakat Desa Kabupaten Kepulauan Mentawai, memimpin langsung tim Program Inovasi Desa (PID) Klaster Siberut. Bersama pendamping desa dan panitia lokal, mereka bahu-membahu hingga larut malam demi memastikan segala kebutuhan peralatan dan perlengkapan terpenuhi. Tantangan logistik tidaklah mudah, mengingat sulitnya jangkauan antar desa di Kepulauan Siberut dan biaya yang tak sedikit.

“Inovasi Desa Klaster Siberut 2019 adalah momen berharga yang penuh tantangan dan perjuangan, membuka cakrawala baru bagi pembangunan di kepulauan,” kenang Doni Kasnaidi. Ia menambahkan, “Kehangatan kolaborasi antara Tenaga Pendamping Profesional (TPP), Tim Pelaksana Inovasi Desa (TPID), dan masyarakat desa dengan semangat gotong royong benar-benar terasa kuat saat itu. Banyak ide sederhana namun berdampak besar lahir dari akar budaya dan kearifan lokal. Saya berharap semangat inovasi ini terus tumbuh, tidak hanya jadi kenangan, tapi jadi gerakan berkelanjutan. Mari kita berinovasi untuk kemajuan desa di Kepulauan Mentawai!”

Sekilas Program Inovasi Desa (PID)

Program Inovasi Desa (PID) adalah inisiatif dari Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT). Program ini bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa dengan fokus pada peningkatan kapasitas desa dalam perencanaan dan pelaksanaan pembangunan di tiga pilar utama:

Pengembangan Ekonomi Lokal dan Kewirausahaan: Mendorong lahirnya usaha-usaha baru dan peningkatan ekonomi masyarakat desa.
Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia (SDM): Meningkatkan keterampilan dan pengetahuan warga desa.

Pemenuhan dan Peningkatan Infrastruktur Perdesaan: Membangun dan memperbaiki fasilitas dasar di desa.

PID didanai melalui dana desa, dengan alokasi khusus untuk operasional Pusat Pelayanan Inovasi Desa (PPID), Pengembangan Produk Kreatif dan Teknologi Desa (P2KTD), serta peningkatan kapasitas Kader Pemberdayaan Masyarakat (KPM). Meskipun program ini resmi berakhir pada tahun 2019, semangat dan praktik baik yang dihasilkan diharapkan terus dilanjutkan secara mandiri oleh setiap desa. Muntei menjadi salah satu bukti nyata bagaimana inovasi dapat berakar kuat di tengah kekayaan budaya.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 78 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Gotong Royong Warga Maidang Jaga Kebersihan Desa

7 Juni 2026 - 10:35 WIB

M. Sukri Siap Bawa Perubahan di Nagari Aie Tajun

6 Juni 2026 - 15:27 WIB

Rembuk Stunting Desa Polewali Siapkan Generasi Berkualitas

4 Juni 2026 - 13:56 WIB

PABPDSI Gelar Retreat Nasional, Perkuat Pembangunan dari Desa

3 Juni 2026 - 08:51 WIB

Demokrasi Setengah Hati pada Pemilihan BPD Desa Tanjungbaru

27 Mei 2026 - 11:15 WIB

Warga Poto Tagih Transparansi Dana Desa Kabupaten Kupang

24 Mei 2026 - 20:12 WIB

Trending di DESA