Menu

Mode Gelap
Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa Sultan HB X: Desa Adalah Fondasi Budaya dan Ekonomi

BUMDes · 18 Mar 2026 22:21 WIB ·

Modal Kepercayaan: Rahasia Sukses BUMDes Leunklot Mandiri Pangan


					Ketua BUMDES Hidup Baru Desa Leunklot, Ignasius Wendelinus Nahak, Baju Hitam bertopi, (Dok, Faby) Perbesar

Ketua BUMDES Hidup Baru Desa Leunklot, Ignasius Wendelinus Nahak, Baju Hitam bertopi, (Dok, Faby)

Malaka, Nusa Tenggara Timur [DESA MERDEKA] Kepercayaan penuh dari pemerintah desa menjadi mesin utama penggerak kemandirian pangan di Desa Leunklot, Kabupaten Malaka, NTT. Melalui unit usaha ayam petelur, BUMDes Hidup Baru membuktikan bahwa transparansi dan tanggung jawab jauh lebih berharga daripada sekadar suntikan modal. Di tengah kebijakan efisiensi anggaran 2026, unit usaha ini tetap berkibar tanpa ketergantungan pada tambahan dana desa.

Ketua BUMDes Hidup Baru, Ignasius Wendelinus Nahak, menegaskan bahwa kepercayaan adalah mandat yang harus dijawab dengan laporan berkala yang akuntabel. “Ada kepercayaan penuh dari kepala desa, dan itu kami jawab dengan pengelolaan yang transparan,” ungkap pria yang akrab disapa Iwan tersebut, Rabu (18/3/2026).

Kader Organisasi di Balik Kemudi Bisnis Desa
Sosok Iwan bukanlah pengusaha profesional sejak lahir. Ia adalah seorang guru honorer sekolah dasar yang meniti pengalaman di organisasi kemahasiswaan. Bekal manajerial dari masa aktivis itulah yang kini ia terapkan untuk mengelola aset desa secara terstruktur.

Saat ini, peternakan BUMDes mampu menghasilkan sekitar 270 butir telur setiap hari. Distribusinya pun strategis: enam rak diserap oleh program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Taaba, sementara sisanya dijual langsung ke warga desa dengan harga terjangkau, Rp2.000 per butir. Hal ini menunjukkan bahwa BUMDes bukan sekadar entitas bisnis, melainkan pelindung ketahanan pangan warga.

Strategi Mandiri Tanpa Suntikan Dana Baru
Menariknya, di tahun 2026 ini, pengelola memilih jalan kemandirian finansial. Alih-alih mengemis alokasi dana desa tambahan, mereka mengoptimalkan laba penjualan untuk pengembangan usaha. Keuntungan yang terkumpul diputar kembali untuk mendatangkan indukan ayam baru guna memenuhi tingginya permintaan pasar di Kecamatan Weliman.

Indikator Pencapaian BUMDes Hidup Baru
Produksi Harian 270 butir (9 rak)
Harga Jual Rp2.000 per butir (murah & kompetitif)
Pasar Utama Program MBG & Pelaku UMKM lokal
Status Anggaran Mandiri (tanpa tambahan Dana Desa 2026)

Menjadi Rujukan Nasional dari Malaka
Keberhasilan model pengelolaan berbasis kepercayaan ini menjadikan Desa Leunklot sebagai magnet studi banding bagi desa-desa lain di NTT. Para pengurus BUMDes dan kepala desa dari berbagai wilayah mulai berdatangan untuk mempelajari cara Leunklot mengubah dana desa menjadi unit usaha yang berkelanjutan.

Langkah ini membuktikan visi Kementerian Desa PDT: bahwa BUMDes yang hebat adalah yang mampu tumbuh sebagai entitas usaha mandiri, memperkuat ekonomi lokal, dan menjaga martabat desa melalui ketahanan pangan yang dikelola dengan kejujuran.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 85 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Belajar dari Ponggok: Mengapa Desa Tak Perlu Saling Contek Bisnis?

3 Mei 2026 - 10:24 WIB

Juara Desa Magetan: Mesin Uang Terancam Jalan Rusak

1 Mei 2026 - 18:23 WIB

Matinya Ratusan Ayam BUMDes Malaka: Siapa yang Salah?

22 April 2026 - 09:35 WIB

Merbau Mataram Pacu BUMDes Profesional Lewat Pemeringkatan Berbasis Data

11 April 2026 - 09:47 WIB

Pendamping Desa Lampung Selatan Siap Cetak BUMDes Profesional

30 Maret 2026 - 12:00 WIB

BUMDes Ngampungan Jombang: Dari Juara Jatim ke Bisnis Air

12 Maret 2026 - 16:23 WIB

Trending di BUMDes