Menu

Mode Gelap
APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa

RAGAM · 7 Mei 2025 08:06 WIB ·

Menjaga Ketahanan Nagari Lewat Kesiapsiagaan Bencana Sumatera Barat


					Menjaga Ketahanan Nagari Lewat Kesiapsiagaan Bencana Sumatera Barat Perbesar

Padang [DESA MERDEKA] Ujung tombak keselamatan saat gempa bumi mengguncang tidak berada di gedung pemerintahan, melainkan di kesiapan warga yang tinggal di pelosok desa dan nagari. Menyadari risiko tinggi tersebut, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat bergerak cepat memperkuat benteng pertahanan wilayahnya melalui Rapat Koordinasi (Rakor) Kebencanaan yang digelar di Auditorium Gubernuran Sumbar, Rabu (7/5/2025). Langkah strategis ini diperkuat oleh kehadiran langsung Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen TNI Suharyanto, demi memastikan komitmen total dalam membangun sistem kesiapsiagaan bencana sumatera barat yang responsif dari level pusat hingga tingkat tapak.

Sinergi kokoh antara pusat dan daerah ini dirancang untuk melahirkan langkah mitigasi yang konkret. Wakil Gubernur Sumatera Barat, Vasko Ruseimy, yang menyambut langsung kedatangan Kepala BNPB pada Selasa (6/5/2025) malam, menegaskan bahwa agenda super padat ini menjadi momentum krusial bagi daerah. Forum koordinasi ini sengaja mengumpulkan seluruh elemen pelindung masyarakat, mulai dari Forkopimda, Basarnas, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten/Kota, hingga barisan organisasi relawan seperti FPRB, PMI, KOGAMI, Tagana, Jemari Sakato, APDI, dan ORARI.

“Pertemuan penting ini diharapkan dapat menghasilkan langkah-langkah konkret dalam penanganan dan mitigasi bencana di wilayah Sumatera Barat yang memiliki potensi kebencanaan yang tinggi,” ujar Wagub Vasko Ruseimy.

Bagi masyarakat desa, mitigasi yang matang adalah jaminan agar infrastruktur pemukiman dan pertanian yang telah dibangun tidak lumat begitu saja saat bencana datang. Oleh karena itu, penguatan kapasitas tidak hanya berhenti di ruang rapat. Gubernur Sumbar Mahyeldi bersama Kepala BNPB turut memberikan kuliah umum di Convention Hall Universitas Andalas (Unand) sebagai bentuk edukasi kebencanaan berbasis ilmiah, diikuti dengan kunjungan kerja ke Rumah Sakit Unand.

Rangkaian agenda hari ini ditutup dengan Apel Kesiapsiagaan Bencana di Tugu Gempa, Kota Padang. Monumen bersejarah ini dipilih bukan sekadar tempat upacara, melainkan simbol pengingat abadi bagi seluruh pemangku kebijakan dan relawan agar tidak lengah terhadap ancaman gempa yang membayangi Sumatera Barat. Melalui kolaborasi lintas sektor yang akan berakhir pada Kamis (8/5/2025) ini, kapasitas pertahanan nagari diharapkan meningkat tajam sehingga desa mampu menjadi kawasan tangguh yang mandiri saat menghadapi situasi darurat.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 22 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Sinergi Gotong Royong Wali Murid Warnai Kelulusan SDN Bantarjaya 05 Bekasi

24 Juni 2026 - 13:14 WIB

AI dan Bansos: Akhir Era ‘Main Mata’ Perangkat Desa?

24 Juni 2026 - 08:49 WIB

Momen Haru Angkatan XV PAUD Satria Mandiri: Sinergi Desa Balitata Cetak Generasi Emas

23 Juni 2026 - 21:12 WIB

Klinik APBDesa Singosari,Sekolah Tata Kelola yang Menginspirasi Desa

23 Juni 2026 - 12:52 WIB

Pasca-Audit Investigasi, Warga Kembali Segel Kantor Desa Loleo

23 Juni 2026 - 06:10 WIB

10 Tahun Pembiaran Limbah TPA Blondo, Sawah Warga Mati!

20 Juni 2026 - 22:00 WIB

Trending di RAGAM