Menu

Mode Gelap
Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa Sultan HB X: Desa Adalah Fondasi Budaya dan Ekonomi

KABAR PUSAT · 20 Jan 2026 17:12 WIB ·

Mendes Yandri: Targetkan 5.000 Desa Ekspor Perkuat Ekonomi Nasional


					Mendes Yandri: Targetkan 5.000 Desa Ekspor Perkuat Ekonomi Nasional Perbesar

Batam, Kepulauan Riau [DESA MERDEKA] Wajah desa di Indonesia kini tak lagi hanya menjadi objek pembangunan, melainkan diproyeksikan menjadi ujung tombak perdagangan internasional. Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT), Yandri Susanto, secara ambisius menargetkan pembentukan 5.000 desa ekspor sebagai strategi utama mengentaskan kemiskinan dan mewujudkan swasembada ekonomi dari pinggiran.

Visi besar ini disampaikan Yandri dalam forum dialog bersama Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) di Batam, Selasa (20/1/2026). Ia menekankan bahwa untuk mencapai Asta Cita ke-6 Presiden Prabowo Subianto, kolaborasi antara pemerintah pusat dan para Bupati adalah harga mati.

“Kami tidak ingin bekerja sendiri. Setiap Bupati harus mampu memetakan potensi alam dan SDM di wilayahnya agar desa menjadi berdaya. Kami targetkan 5.000 desa mampu mengekspor produk lokalnya ke mancanegara,” tegas Yandri di hadapan para kepala daerah.

Koperasi Desa Merah Putih sebagai Mesin Ekonomi
Salah satu instrumen kunci yang diperkenalkan adalah Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). Berbeda dengan model koperasi konvensional, KDMP dirancang sebagai mesin ekonomi yang terintegrasi dengan BUMDesa untuk mengelola hilirisasi produk unggulan desa.

Strategi ini tidak hanya bertujuan untuk mengisi pasar nasional, tetapi juga menyiapkan produk desa agar kompetitif di level global. Dengan adanya KDMP, rantai distribusi yang selama ini merugikan petani dan pengrajin desa diharapkan bisa dipangkas, sehingga keuntungan ekonomi langsung mengalir ke kantong warga.

12 Aksi Prioritas: Bukan Sekadar Dana Desa
Yandri juga menggagas 12 Aksi Prioritas Bangun Desa Bangun Indonesia. Program ini mencakup revitalisasi investasi melalui kemitraan dengan investor dalam dan luar negeri, swasembada pangan, hingga dukungan penuh terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Menurut Yandri, swasembada pangan nasional akan sulit tercapai tanpa melibatkan desa sebagai basis produksi. Hilirisasi produk di tingkat desa akan memastikan bahan baku untuk program MBG tidak lagi bergantung pada pasokan dari luar wilayah, melainkan diambil langsung dari hasil bumi masyarakat setempat.

“Jika masyarakat desa sejahtera dengan memaksimalkan potensi lokalnya, maka kemiskinan ekstrem akan hilang dengan sendirinya. Inilah esensi dari pemerataan ekonomi yang nyata,” tambahnya.

Mengubah Stigma Desa Tertinggal
Melalui dialog aktif dengan para Bupati, Kemendes PDT berupaya merespons kendala lapangan secara real-time. Kolaborasi ini mencakup pelibatan pihak swasta, NGO, dan kelompok masyarakat untuk menciptakan ekosistem investasi yang sehat di perdesaan. Transformasi ini diharapkan mengubah stigma desa dari kawasan tertinggal menjadi kawasan produktif yang menyokong ketahanan ekonomi nasional di masa depan.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 11 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Mafia Tanah Sawangan: Polda Metro Jaya Bongkar Skandal Dokumen Palsu Belasan Tahun

22 April 2026 - 12:08 WIB

Dana Desa Dipangkas 58 Persen, Ekonomi Kerakyatan Terancam Lumpuh

17 Februari 2026 - 16:27 WIB

RPDN Minta Presiden Prabowo Tak Lukai Desa dan Klarifikasi Data Dana Desa

16 Februari 2026 - 12:06 WIB

Hadiri Mujahadah Kubro Satu Abad NU, Presiden Prabowo Perkuat Sinergi Ulama dan Negara

8 Februari 2026 - 21:08 WIB

Dana Desa Kini Boleh Dipakai Bangun Rumah Korban Bencana

27 Januari 2026 - 20:40 WIB

Jadi Auditor Desa: Warga Kini Punya Kuasa Lapor Penyelewengan

27 Januari 2026 - 20:22 WIB

Trending di KABAR PUSAT