Menu

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

RAGAM · 31 Des 2024 17:27 WIB ·

Masyarakat Sagulubbeg Desak Pembangunan Infrastruktur Laut yang Aman


					Masyarakat Sagulubbeg Desak Pembangunan Infrastruktur Laut yang Aman Perbesar

Kepulauan Mentawai [DESA MERDEKA] – Kecelakaan laut kembali terjadi di perairan Mentawai. Sebuah longboat yang membawa delapan penumpang dilaporkan terbalik di Muara Masi, Desa Sagulubbeg, Kecamatan Siberut Barat Daya pada tanggal 25 Desember 2024. Tiga orang penumpang dinyatakan meninggal dunia akibat peristiwa nahas tersebut.

Menurut keterangan Kepala Desa Sagulubbeg, Farlin, kecelakaan terjadi saat longboat mencoba memasuki muara. Hantaman ombak yang kuat menyebabkan mesin longboat mati dan akhirnya terbalik. “Kondisi cuaca saat itu memang sangat buruk,” ujar Farlin.

Tantangan Transportasi Laut di Mentawai

Desa Sagulubbeg, yang terletak di kawasan terpencil dengan akses transportasi terbatas, sangat bergantung pada longboat sebagai sarana transportasi utama. Namun, kondisi geografis yang unik dengan gelombang laut yang tinggi dan sering terjadi badai membuat pelayaran di perairan Mentawai menjadi sangat berbahaya.

Roni, tokoh pemuda setempat, mengungkapkan keprihatinannya terhadap keselamatan masyarakat, terutama anak-anak sekolah. “Seringkali, anak-anak harus berdesakan di dalam longboat untuk pergi ke sekolah. Kondisi ini sangat membahayakan, apalagi saat cuaca buruk,” ujarnya.

Harapan Masyarakat Sagulubbeg

Tragedi ini kembali menyoroti pentingnya infrastruktur transportasi laut yang aman dan layak di wilayah Mentawai. Masyarakat Sagulubbeg berharap pemerintah daerah dan pusat dapat segera mengambil tindakan untuk mengatasi permasalahan ini.

“Kami berharap adanya pembangunan dermaga yang lebih baik, serta penyediaan kapal yang lebih aman dan layak untuk mengangkut penumpang dan barang,” ungkap Farlin.

Pentingnya Keselamatan Laut

Kejadian ini menjadi pengingat bagi kita semua tentang pentingnya keselamatan dalam berlayar, terutama di wilayah dengan kondisi geografis yang menantang seperti Mentawai. Pemerintah, masyarakat, dan semua pihak terkait perlu bekerja sama untuk mencegah terjadinya kecelakaan laut serupa di masa mendatang.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 123 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

LPM dan Ikhtiar Menumbuhkan Partisipasi dari Akar Rumput

18 Juli 2026 - 22:42 WIB

Jelang Musim Tanam, Warga Kedungwaringin Gelar Hajat Bumi

16 Juli 2026 - 15:18 WIB

Jejak Sunyi di Lembah Pusako Episode 36: Kolaborasi Seni dan Teknologi

8 Juli 2026 - 13:54 WIB

Jejak Sunyi di Lembah Pusako

4 Juli 2026 - 13:34 WIB

Ruas Jalan Desa Rusak Parah, Warga Loleo Berharap Perhatian Bupati Halmahera Selatan

3 Juli 2026 - 10:37 WIB

Bertaruh Nyawa di Tengah Laut: Potret Darurat Kesehatan Warga Desa Loleo dan Polindes yang Sekarat

30 Juni 2026 - 12:30 WIB

Trending di RAGAM