Pasaman, Sumatera Barat [DESA MERDEKA] – Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, membawa perspektif baru mengenai fungsi rumah ibadah dalam kunjungannya ke Kabupaten Pasaman. Ia menegaskan bahwa masa depan Sumatera Barat tidak hanya ditentukan di meja sekolah, melainkan juga dari seberapa aktif para pemuda memakmurkan masjid.
Dalam kegiatan Safari Ramadan di Masjid Raya Baiturrahman, Kenagarian Sundata, Jumat (15/3/2024), Mahyeldi menekankan bahwa remaja masjid adalah wadah paling autentik untuk menempa pemimpin masa depan. Baginya, pemimpin yang ideal wajib memiliki kombinasi antara intelektualitas dan spiritualitas yang kokoh.
“Pemuda adalah calon pemimpin. Remaja masjid menjadi tempat yang sangat tepat untuk mengasah potensi, ilmu pengetahuan, serta keimanan secara bersamaan,” ujar Mahyeldi di hadapan jamaah Jorong I Sungai Pandahan.
Investasi Triliunan untuk Masa Depan
Pemerintah Provinsi Sumbar tidak main-main dalam mendukung narasi ini. Mahyeldi memaparkan bahwa pihaknya telah menggelontorkan anggaran fantastis sebesar Rp2,6 triliun khusus untuk sektor pendidikan. Nilai ini menjadi bukti konkret bahwa negara hadir untuk memastikan kualitas generasi muda Sumbar tetap kompetitif.
Selain dukungan finansial, penguatan karakter dilakukan melalui program non-formal seperti Pesantren Ramadan dan wirid remaja rutin. Program-program ini dirancang untuk menciptakan ekosistem keagamaan yang sehat bagi anak muda agar tidak terjebak dalam arus pergaulan negatif.
Fasilitas Nyaman, Jamaah Tenang
Sebagai bentuk dukungan operasional, Gubernur menyerahkan bantuan hibah senilai Rp50 juta untuk Masjid Raya Baiturrahman. Menariknya, Mahyeldi secara spesifik menyarankan agar dana tersebut diprioritaskan untuk pembenahan fasilitas sanitasi, seperti penambahan unit toilet.
Langkah ini menunjukkan sudut pandang praktis: masjid yang makmur harus dimulai dari kenyamanan fasilitas dasarnya. Jika fasilitas fisik memadai, maka aktivitas umat—termasuk kegiatan kepemudaan—akan berjalan lebih optimal.
Wali Nagari Sundata, Masdiman, menyambut hangat bantuan dan arahan tersebut. Ia berharap sinergi antara pemerintah provinsi dan desa dalam pembinaan generasi muda ini terus berlanjut, mengingat tantangan zaman yang semakin kompleks bagi para remaja di wilayahnya.


















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.