Bantaeng, Sulawesi Selatan [DESA MERDEKA] – Di saat banyak lembaga pendidikan masih bersiap-siap, Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Bantaeng telah melangkah lebih jauh. Madrasah ini resmi terpilih menjadi salah satu dari 23 lembaga pendidikan di Sulawesi Selatan yang menjadi pilot project implementasi Kurikulum Merdeka. Langkah berani ini menempatkan MAN Bantaeng sebagai garda terdepan dalam menciptakan generasi unggul berkarakter Pelajar Pancasila.
Wakil Kepala Bagian Kurikulum MAN Bantaeng, Sukmawati, S.Si., M.Pd., mengungkapkan bahwa penerapan kurikulum baru ini sudah berjalan sejak tahun ajaran 2022/2023. Saat ini, skema pembelajaran inovatif tersebut telah diterapkan sepenuhnya bagi siswa kelas X, sementara kelas XI dan XII masih menuntaskan masa transisi menggunakan Kurikulum 2013.
“Keunggulan Kurikulum Merdeka adalah kesederhanaannya. Kita lebih fokus pada materi esensial dan pengembangan kompetensi peserta didik sesuai masanya. Tujuannya jelas: mencetak anak cerdas yang memiliki karakter kuat sebagai Pelajar Pancasila,” ujar Sukmawati di sela-sela kegiatannya, Senin (26/1/2026).

Magnet Riset Teknologi Pendidikan
Statusnya sebagai pelopor membuat MAN Bantaeng yang berlokasi di Kecamatan Gantarangkeke ini menjadi magnet bagi para peneliti. Salah satunya adalah mahasiswa Fakultas Ilmu Pendidikan Jurusan Teknologi Pendidikan UNM Makassar yang memilih sekolah ini sebagai lokasi riset utama.
Rekomendasi dosen pembimbing dari UNM tersebut bukan tanpa alasan. MAN Bantaeng dinilai paling siap dalam mengimplementasikan kerangka acuan pembelajaran terbaru dibandingkan yayasan atau pondok pesantren lain di wilayah sekitar yang rata-rata baru akan menerapkan kurikulum tersebut pada tahun ajaran berikutnya.

Mewujudkan Transformasi Pendidikan Unggul
Berbeda dengan kurikulum sebelumnya yang mengintegrasikan moral dan pengetahuan dalam satu kesatuan kaku, Kurikulum Merdeka mendorong fleksibilitas yang lebih tinggi. Transformasi ini diharapkan mampu menghasilkan lulusan yang tidak hanya menguasai teori, tetapi juga adaptif terhadap perubahan zaman.
Seiring dengan semangat inovasi tersebut, saat ini MAN Bantaeng tengah membuka penerimaan peserta didik baru untuk tahun ajaran mendatang. Madrasah ini mengundang para orang tua untuk menitipkan putra-putrinya guna ditempa menjadi insan yang cerdas, religius, dan siap bersaing di masa depan.

Hasan Habibu Lahir di Bantaeng Sulawesi Selatan 1 Januari 1975.
Pendidikan S1 STAI Al-furqan Makasar / Jurusan Pendidikan Agama Islam. lulus tahun 2016
Selain sebagai Pendamping Lokal Desa beberapa Organisasipun terlibat di dalamnya, DA’I KAMTIBMAS POLRES BANTAENG bidang KOMUNIKASI ANTAR LEMBAGA, FORUM DA’I POLSEK TOMPOBULU SBG PENASEHAT, IKATAN PELAJAR MUHAMNADIYAH SBG ANGGOTA.
Beberapa penghargaan di raih seperti juara terbaik dua Tingkat Kabupaten Bantaeng Sebagai Tim Pengelolah Kegiatan / TPK 2011. Penghargaan Kapolres sebagai Relawan Covid-19 tahun 2020.
Penghargaan MPR RI dalam sosialisasi Pancasila dan UUD 45 Negara kesatuan RI dan bhinneka tunggal Ika tahun 2011. Dll


















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.