Menu

Mode Gelap
Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa Sultan HB X: Desa Adalah Fondasi Budaya dan Ekonomi

PENDIDIKAN · 20 Jun 2023 18:07 WIB ·

MAN Bantaeng Jadi Pilot Project Kurikulum Merdeka di Sulsel


					MAN Bantaeng Jadi Pilot Project Kurikulum Merdeka di Sulsel Perbesar

Bantaeng, Sulawesi Selatan [DESA MERDEKA] Di saat banyak lembaga pendidikan masih bersiap-siap, Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Bantaeng telah melangkah lebih jauh. Madrasah ini resmi terpilih menjadi salah satu dari 23 lembaga pendidikan di Sulawesi Selatan yang menjadi pilot project implementasi Kurikulum Merdeka. Langkah berani ini menempatkan MAN Bantaeng sebagai garda terdepan dalam menciptakan generasi unggul berkarakter Pelajar Pancasila.

Wakil Kepala Bagian Kurikulum MAN Bantaeng, Sukmawati, S.Si., M.Pd., mengungkapkan bahwa penerapan kurikulum baru ini sudah berjalan sejak tahun ajaran 2022/2023. Saat ini, skema pembelajaran inovatif tersebut telah diterapkan sepenuhnya bagi siswa kelas X, sementara kelas XI dan XII masih menuntaskan masa transisi menggunakan Kurikulum 2013.

“Keunggulan Kurikulum Merdeka adalah kesederhanaannya. Kita lebih fokus pada materi esensial dan pengembangan kompetensi peserta didik sesuai masanya. Tujuannya jelas: mencetak anak cerdas yang memiliki karakter kuat sebagai Pelajar Pancasila,” ujar Sukmawati di sela-sela kegiatannya, Senin (26/1/2026).

 

Magnet Riset Teknologi Pendidikan

Statusnya sebagai pelopor membuat MAN Bantaeng yang berlokasi di Kecamatan Gantarangkeke ini menjadi magnet bagi para peneliti. Salah satunya adalah mahasiswa Fakultas Ilmu Pendidikan Jurusan Teknologi Pendidikan UNM Makassar yang memilih sekolah ini sebagai lokasi riset utama.

Rekomendasi dosen pembimbing dari UNM tersebut bukan tanpa alasan. MAN Bantaeng dinilai paling siap dalam mengimplementasikan kerangka acuan pembelajaran terbaru dibandingkan yayasan atau pondok pesantren lain di wilayah sekitar yang rata-rata baru akan menerapkan kurikulum tersebut pada tahun ajaran berikutnya.

Mewujudkan Transformasi Pendidikan Unggul

Berbeda dengan kurikulum sebelumnya yang mengintegrasikan moral dan pengetahuan dalam satu kesatuan kaku, Kurikulum Merdeka mendorong fleksibilitas yang lebih tinggi. Transformasi ini diharapkan mampu menghasilkan lulusan yang tidak hanya menguasai teori, tetapi juga adaptif terhadap perubahan zaman.

Seiring dengan semangat inovasi tersebut, saat ini MAN Bantaeng tengah membuka penerimaan peserta didik baru untuk tahun ajaran mendatang. Madrasah ini mengundang para orang tua untuk menitipkan putra-putrinya guna ditempa menjadi insan yang cerdas, religius, dan siap bersaing di masa depan.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 184 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Sekda Sumbar Tekankan Kemandirian Lulusan Saat Buka Kegiatan Penguatan Kompetensi Kepala Sekolah

11 Mei 2026 - 17:29 WIB

Mencetak Generasi Kritis: Investasi Karakter dari Akar Rumput

10 Mei 2026 - 21:25 WIB

Hardiknas di Wonosalam: Saat Aparat Patungan Demi Sepatu Siswa

7 Mei 2026 - 21:24 WIB

Rumus Kepercayaan Anies Baswedan: Senjata Pemuda Membangun Desa

7 Mei 2026 - 13:03 WIB

Ijon Proyek Pendidikan : Benalu Baru di Sekolah Desa Bekasi

5 Mei 2026 - 09:42 WIB

BRI Peduli Gelar Kelas Inspirasi, Bagikan Alat Tulis ke Siswa SDN 104 Langensari Bandung

4 Mei 2026 - 09:18 WIB

Trending di PENDIDIKAN