Menu ✖

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

RAGAM · 6 Feb 2026 19:17 WIB ·

Mahyeldi: Atlet SOIna Butuh Dukungan Prestasi, Bukan Sekadar Kasihan


					Mahyeldi: Atlet SOIna Butuh Dukungan Prestasi, Bukan Sekadar Kasihan Perbesar

Padang, Sumatera Barat [DESA MERDEKA] – Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, mengajak masyarakat mengubah cara pandang terhadap anak-anak disabilitas intelektual. Menurutnya, para atlet Special Olympics Indonesia (SOIna) tidak membutuhkan belas kasihan, melainkan ekosistem pendukung agar mereka bisa sehat, percaya diri, dan mendulang prestasi layaknya atlet lainnya.

Penegasan ini disampaikan Mahyeldi saat membuka agenda Healthy Athletes Special 2026 di Gedung Serba Guna PT Semen Padang, Jumat (6/2/2026). Ia menekankan bahwa Pemerintah Provinsi Sumatera Barat berkomitmen penuh mendukung ikhtiar kemanusiaan yang memberikan hak setara bagi penyandang disabilitas.

“Setiap anak memiliki potensi. Anak-anak SOIna ini didukung agar tumbuh percaya diri dan berprestasi. Mereka bukan beban, melainkan amanah yang harus kita jaga bersama,” tegas Gubernur yang akrab disapa Buya tersebut.

Kesehatan Sebagai Fondasi Inklusi
Program Healthy Athletes ini merupakan inisiatif SOIna untuk menyediakan layanan kesehatan gratis dan inklusif. Fokus utamanya adalah mendeteksi keluhan kesehatan yang sering kali sulit diungkapkan secara verbal oleh para atlet disabilitas intelektual.

Pengurus Pusat SOIna, Tri Juda Airlangga Harjoprawito, menjelaskan bahwa banyak atlet bertalenta khusus terhambat prestasinya hanya karena masalah kesehatan yang sebenarnya bisa dicegah. Melalui program ini, para atlet mendapatkan pemeriksaan profesional mulai dari kesehatan mata, gigi, pendengaran, hingga tingkat kebugaran fisik.

Membangun Ekosistem yang Ramah
Senada dengan hal tersebut, Wakil Ketua II SOIna Sumbar, Rohmateti, menyebutkan bahwa mata yang sehat dan pendengaran yang tajam adalah modal utama seorang atlet di lapangan. Tanpa kondisi fisik yang prima, latihan sekeras apa pun tidak akan membuahkan hasil optimal.

Keberhasilan program ini tak lepas dari peran kolaboratif antara pelatih, relawan, tenaga medis, dan orang tua. Mahyeldi memberikan apresiasi khusus bagi para orang tua yang dianggap sebagai “orang-orang pilihan” dalam mengemban amanah mendidik anak berkebutuhan khusus.

Hadirnya jajaran Kepala Dinas terkait serta pengurus SOIna kabupaten/kota dalam acara ini mempertegas bahwa Sumatera Barat sedang membangun fondasi kuat untuk menjadi provinsi yang lebih inklusif dan ramah bagi seluruh warganya tanpa terkecuali.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 29 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Pasir Pantai Merah Putih Obi Dikeruk Ilegal, APH dan Pemda Didesak Bertindak

3 Oktober 2026 - 10:31 WIB

Bertahan di Ruas Kaputusan: Nestapa dan Resiliensi Warga

29 September 2026 - 16:06 WIB

Siasat Ekspor Mikro: Berhenti Berteori, Saatnya Menyambung Titik Cuan Desa

20 September 2026 - 16:09 WIB

Transportasi Desa Indari Disorot, Pemerintah Diminta Beri Solusi

17 September 2026 - 21:04 WIB

Ketika Mesin Digugat: Palagan Manusia di Pilkades Bantarjaya

17 September 2026 - 13:44 WIB

Tegaskan Bebas Tendensi Politik, LSM KANe Malut Buka Suara Soal Monitoring BLT dan Legalitas Organisasi

8 September 2026 - 06:13 WIB

Trending di RAGAM