Dari Ruang Kelas Sederhana di Ujung Selayar, Anak-anak Belajar Menyampaikan Pesan Kebaikan
Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan (DESAMERDEKA) — Lomba kultum Pasimarannu mewarnai rangkaian Safari Ramadhan delapan sekolah dasar di Kecamatan Pasimarannu, Kabupaten Kepulauan Selayar. Malam Ramadhan di UPT SDI Sambali No.135, Kecamatan Pasimarannu, Kabupaten Kepulauan Selayar, terasa lebih semarak dari biasanya. Setelah berbuka puasa bersama dan menunaikan salat Magrib berjamaah, ruang kelas sekolah itu kembali dipenuhi guru, siswa, serta masyarakat yang berkumpul dalam suasana kebersamaan.

Namun malam itu bukan sekadar pertemuan menjelang berbuka puasa. Di ruangan sederhana tersebut, para siswa sekolah dasar tampil satu per satu menyampaikan pesan-pesan keagamaan melalui ceramah singkat atau kultum.
Dengan suara yang kadang masih terdengar gugup namun penuh keberanian, mereka berbicara tentang nilai-nilai keimanan, pentingnya akhlak yang baik, serta makna bulan suci Ramadhan bagi kehidupan sehari-hari.
Kegiatan lomba kultum Pasimarannu tersebut merupakan bagian dari rangkaian Safari Ramadhan Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Kecamatan Pasimarannu yang telah berlangsung selama bulan Ramadhan.
Safari Ramadhan yang Menyatukan Delapan Sekolah
Rangkaian safari Ramadhan tersebut melibatkan delapan sekolah dasar yang berada di daratan Kecamatan Pasimarannu. Setiap sekolah mendapat giliran menjadi tuan rumah kegiatan buka puasa bersama yang dihadiri oleh para guru serta masyarakat sekitar.

Dalam setiap kegiatan tersebut juga ditampilkan lomba kultum yang diikuti oleh siswa dari masing-masing sekolah.
Setiap sekolah menampilkan empat peserta, terdiri dari dua siswa putra dan dua siswi putri yang menyampaikan ceramah singkat dengan berbagai tema keagamaan.
Untuk menjaga objektivitas penilaian, seluruh penampilan peserta direkam dalam bentuk video dan dikirimkan kepada tim juri yang berada di ibu kota Kabupaten Kepulauan Selayar.
Berdasarkan Surat Keputusan Kelompok Kerja Kepala Sekolah (KKKS) Kecamatan Pasimarannu, penilaian lomba dilakukan oleh tiga orang juri, yaitu Samsul Aidin, S.Pd., M.M., Koordinator Wilayah/Pengawas Pembina TK-SD Kecamatan Pasimarannu, H. Abdul Gani, S.Pd.I., M.M., Pengawas Pendidikan Agama Islam Kecamatan Pasimarannu, serta Hardyanti Rafik, S.Psi., M.S.P., Penelaah Teknis Kebijakan pada Bidang Pengembangan dan Sumber Daya Manusia BKPSDM Kabupaten Kepulauan Selayar.
Ketiganya menilai peserta berdasarkan sejumlah aspek, antara lain penguasaan materi ceramah, teknik penyampaian, keberanian tampil, serta kemampuan peserta dalam menyampaikan pesan dakwah secara jelas dan komunikatif.
Empat Tahun Menjadi Tradisi Pendidikan Ramadhan
Ketua Kelompok Kerja Kepala Sekolah Kecamatan Pasimarannu, Kamaluddin, S.Pd, mengatakan kegiatan safari Ramadhan tersebut telah berlangsung selama empat tahun dan terus berkembang setiap tahunnya.

Menurutnya, kegiatan ini bermula dari gagasan pengawas pembina yang mendorong agar bulan Ramadhan dimanfaatkan sebagai ruang pembelajaran karakter bagi siswa.
“Pada awalnya kegiatan ini hanya berupa safari Ramadhan dan buka puasa bersama. Namun sejak tahun kedua mulai ditambahkan lomba kultum untuk memberikan ruang kepada siswa menampilkan kemampuan mereka,” ujar Kamaluddin.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat terus ditingkatkan karena selain mempererat silaturahmi antar sekolah, juga menjadi sarana bagi guru untuk mengembangkan potensi siswa.
“Kami berharap ke depan kegiatan seperti ini bisa semakin berkembang. Guru-guru kita sudah profesional sehingga tidak perlu menunggu instruksi untuk mengembangkan kegiatan yang bermanfaat bagi siswa,” tambahnya.
Ia juga menyampaikan bahwa hadiah lomba pada tahun ini merupakan hasil dukungan bersama para kepala sekolah dan pengawas yang turut berkontribusi dalam kegiatan tersebut.
Apresiasi dari Pengawas Pendidikan
Pensiunan Pengawas Pembina TK-SD Kecamatan Pasimarannu dan Pasilambena, Abd. Rahman, S.Pd., M.M, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan apresiasinya terhadap pelaksanaan safari Ramadhan yang dinilai terus mengalami peningkatan.
Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang perlombaan bagi siswa, tetapi juga menjadi cerminan keberhasilan proses pendidikan yang dilakukan oleh para guru.
“Ketika siswa mampu tampil menyampaikan kultum dengan baik, sebenarnya itu adalah hasil dari pembinaan guru di sekolah. Apa yang terlihat di panggung merupakan buah dari proses pendidikan yang berlangsung di kelas,” ujarnya.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat terus dipertahankan karena mampu menjadi motivasi bagi siswa untuk mengembangkan bakat serta meningkatkan kepercayaan diri mereka.
SDI Sambali Menjadi Penutup Safari Ramadhan
UPT SDI Sambali No.135 menjadi sekolah terakhir yang menyelenggarakan kegiatan buka puasa bersama dalam rangkaian safari Ramadhan tersebut.
Karena menjadi penutup rangkaian kegiatan, pengumuman pemenang lomba kultum antar sekolah dasar di Kecamatan Pasimarannu juga dilakukan pada kegiatan yang digelar di sekolah tersebut.
Pengumuman hasil lomba disambut dengan antusias oleh para siswa, guru, dan masyarakat yang hadir.

Daftar Pemenang Lomba Kultum
Kategori Putra
Juara I : Muh. Asyraf B. (SDI Sambali) – Nilai 277
Juara II : Rezki Zain Zahra (SDI Lamantu) – Nilai 258
Juara III : Muhammad Algazali (SDI Sambali) – Nilai 257
Juara Harapan I : Muhammad Saldi Khairul (SDI Lamantu) – Nilai 254
Juara Harapan II : Adrian (SDI Miantuu) – Nilai 254
Juara Harapan III : Afwan Ramadhan (SDI Bonerate No.85) – Nilai 246
Kategori Putri
Juara I : Amelia Anggraini (SDI Sambali) – Nilai 280
Juara II : Rezky Amalia (SDI Bonerate) – Nilai 275
Juara III : Nur Aqila Syamsul (SDI Sambali) – Nilai 271
Juara Harapan I : Azyan Alilah (SDN Bonerate No.32) – Nilai 264
Juara Harapan II : Nur Ilmi (SDI Lamantu) – Nilai 263
Juara Harapan III : Nur Aisya (SDI Lamantu) – Nilai 262
Pendidikan Karakter dari Pulau-pulau Kecil
Kecamatan Pasimarannu merupakan salah satu wilayah kepulauan di bagian timur Kabupaten Kepulauan Selayar yang berbatasan langsung dengan Laut Flores. Perjalanan menuju wilayah ini dari ibu kota kabupaten dapat memakan waktu berjam-jam melalui jalur laut.
Di tengah keterbatasan geografis tersebut, sekolah-sekolah dasar di wilayah ini terus berupaya menghadirkan kegiatan pendidikan yang tidak hanya berfokus pada kemampuan akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter siswa.
Melalui kegiatan safari Ramadhan dan lomba kultum Pasimarannu ini, para siswa belajar berbicara di depan umum, menyampaikan pesan-pesan keagamaan dan kebaikan, serta menumbuhkan rasa percaya diri dalam menyampaikan nilai-nilai agama yang menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat.
Dari ruang kelas sederhana di pulau-pulau kecil Pasimarannu itu, keberanian dan kepercayaan diri mulai tumbuh. Di sanalah para guru menanamkan nilai-nilai akhlak dan karakter yang diharapkan menjadi bekal bagi generasi muda dalam menjalani kehidupan di masa depan.

kontributor Desamerdeka.id wilayah Sulawesi Selatan. Aktif meliput isu-isu sosial, pemerintahan desa, dan dinamika pembangunan masyarakat pesisir.


















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.