Menu

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

KABAR DESA · 12 Jun 2025 08:57 WIB ·

Lomba Desa-Kelurahan Kalsel 2025: Inovasi Ketahanan Pangan


					Lomba Desa-Kelurahan Kalsel 2025: Inovasi Ketahanan Pangan Perbesar

Banjarbaru [DESA MERDEKA] Lomba Desa dan Kelurahan (Lomdeskel) Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) Tahun 2025 kini memasuki tahap pemaparan. Bertempat di Aula Kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Provinsi Kalsel pada Rabu (11/6/2025), kegiatan ini menjadi ajang bagi desa dan kelurahan terbaik untuk menunjukkan inovasi serta potensi unggulan mereka.

Sebanyak lima desa dan tiga kelurahan yang lolos seleksi administrasi, berkesempatan mempresentasikan langsung capaian dan gagasan di hadapan tim juri provinsi. Tahap pemaparan ini krusial sebagai bagian dari proses evaluasi dan seleksi sebelum melangkah ke tahap selanjutnya, yaitu verifikasi lapangan.

Kepala Bidang Bina Pemerintahan Desa DPMD Provinsi Kalsel, Wahyu Widyo Nugroho, menjelaskan bahwa delapan peserta terpilih merupakan hasil seleksi ketat dari 13 kabupaten/kota yang sebelumnya telah mengirimkan dokumen kandidat. “Lomba ini dilaksanakan secara berjenjang dari tingkat kabupaten/kota. Setelah penilaian administrasi, kami mengundang lima desa dan tiga kelurahan untuk menyampaikan paparan sebagai bagian dari penilaian lanjutan,” terang Wahyu.

Peserta desa yang mengikuti tahap pemaparan meliputi Desa Penyambaran (Kabupaten Banjar), Desa Aluan Besar (Kabupaten Hulu Sungai Tengah), Desa Sungai Pandan Tengah (Kabupaten Hulu Sungai Utara), Desa Muara Jaya (Kabupaten Balangan), dan Desa Wayau (Kabupaten Tabalong). Sementara itu, tiga kelurahan finalis adalah Kelurahan Mentaos (Kota Banjarbaru), Kelurahan Sungai Lulut (Kota Banjarmasin), dan Kelurahan Angsau (Kabupaten Tanah Laut).

Dari tahap pemaparan ini, tiga peserta terbaik akan dipilih untuk melanjutkan ke tahap verifikasi lapangan. Pemenang Lomdeskel Provinsi Kalsel 2025 dijadwalkan akan diumumkan pada bulan Juli 2025.

Salah satu finalis, Kepala Desa Aluan Besar, Muhammad Syarifudin, memaparkan keunggulan desanya dalam pengembangan produksi beras lokal melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Berkat Sadar Bersama. Selain itu, desanya juga gencar melakukan upaya pencegahan stunting dengan pemberian makanan tambahan, penyuluhan keluarga, serta pelibatan remaja sebagai Duta GenRe Stunting.

Lomba ini mengusung tema “Desa dan Kelurahan Tangguh Pangan Wujudkan Ketahanan Pangan Nasional Menuju Indonesia Emas”. Tema ini selaras dengan komitmen Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan untuk memperkuat peran desa dan kelurahan sebagai pilar pembangunan nasional. Lomdeskel sendiri merupakan amanat dari Permendagri Nomor 81 Tahun 2015 tentang Evaluasi Perkembangan Desa dan Kelurahan. Lebih dari sekadar ajang kompetisi, kegiatan ini menjadi sarana strategis untuk mendorong inovasi, pemberdayaan masyarakat, dan penguatan ketahanan pangan di tingkat lokal.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 86 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Merti Dusun Kranggan 1 Jadi Ruang Warga Lestarikan Budaya Jawa

6 September 2026 - 23:13 WIB

Krisis Air Kertagena Laok: Antara Hak Publik dan Dana Aspirasi

28 Agustus 2026 - 14:15 WIB

Watugede Culture Festival 2026 Bukukan Transaksi Rp140 Juta

25 Agustus 2026 - 09:10 WIB

pembukaan watugede culture festival

Kursi Panas BPD Sosoh Buay Rayap Berakhir Damai

21 Agustus 2026 - 23:28 WIB

Suara Kaum Marginal di Balik Gelar Desa Antikorupsi Nasional Banyubiru

21 Agustus 2026 - 15:28 WIB

Puncak Gunung Es BSPS Malaka: Rakyat Miskin Dipaksa Nombok

21 Agustus 2026 - 09:03 WIB

Trending di KABAR DESA